Asal Usul Suami Gadai Istri Rp 250 Juta, Ternyata Begini Masa Lalu Hori Dan Pengakuan Penerima Gadai

Hori bin Suwari kini harus tidur di balik jeruji besi setelah dirinya melakukan pembunuhan sasaran yang dipicu utang Rp 250 juta.

TRIBUN-BALI.COM, LUMAJANG - R (35) istri dari Hori bin Suwari (43) mengungkapkan sejumlah fakta baru di balik kasus yang menjerat suaminya.

Hori bin Suwari kini harus tidur di balik jeruji besi setelah dirinya melakukan pembunuhan sasaran yang dipicu utang Rp 250 juta.

Fakta baru terungkap ketika Kapolres Lumajang, AKBP M Arsal Sahban mempertemukan tiga orang yang menjadi pusat perkara kasus ini, di Polres Lumajang, Jumat (14/6/2019).

Ketiga orang itu adalah Hori, Hartono, dan R.

Hori (45) adalah suami yang menggadaikan istrinya R (35) sedangkan Hartono adalah pria yang menerima penggadaian R senilai Rp 250 juta.

Menurut Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban, R mengaku Hori sebagai suami tak pernah memberikan nafkah yang cukup.

Tak hanya itu, R juga mengaku sering mengalami penganiayaan, bahkan pernah Hori menganiaya dirinya dengan menggunakan sabit dan cambuk.

Hori pun juga tak pernah memberi biaya untuk hidup seusai anaknya lahir (saat ini anak mereka berusia 7 tahun).

R pun juga mengatakan bahwa Hori pernah menjual anaknya seharga Rp 500 ribu kepada seseorang pada saat berumur 10 bulan.

Kebiasaan bermain judi melatarbelakangi penjualan anak kandungnya tersebut.

Halaman
1234
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved