Ketua Dewan Sebut Festival Kurang Efektif, Usulkan Anggaran Dialihkan ke Infrastruktur

Ketua DPRD Klungkung, I Wayan Baru menilai festival tidak efektif dan lebih baik anggarannya dialokasikan ke kegiatan skala prioritas

Ketua Dewan Sebut Festival Kurang Efektif, Usulkan Anggaran Dialihkan ke Infrastruktur
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
GEMERLAP FESTIVAL - Suasana helatan Semarapura Festival ke IV belum lama ini. Ketua Dewan Sebut Festival Kurang Efektif, Usulkan Anggaran Dialihkan ke Infrastruktur 

Ketua Dewan Sebut Festival Kurang Efektif, Usulkan Anggaran Dialihkan ke Infrastruktur

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pemkab Klungkung dalam beberapa tahun terakhir rutin melaksanakan festival.

Namun hal ini ternyata disoroti oleh Ketua DPRD Klungkung, I Wayan Baru saat rapat kerja dengan eksekutif beberapa hari lalu.

Politikus Partai Gerindra ini menilai festival tidak efektif dan lebih baik anggarannya dialokasikan ke kegiatan skala prioritas.

Kepala Dinas Pariwisata Klungkung, I Nengah Sukasta menjelaskan, selama ini terdapat beberapa festival yang rutin digelar di Klungkung setiap tahunnya.

Seperti Festival Semarapura pada bulan April dan Festival Nusa Penida pada bulan Oktober.

Baca: Pemkab Buleleng Anggarkan Rp 5 M Bangun Gedung Akses Data Lintas Dinas

Baca: Spending Wisman Rusia Lebih Besar dari Wisatawan Eropa, Badung Bidik Moscow dan St Petersburg

Festival ini baru rutin digelar pada masa pemerintahan Bupati I Nyoman Suwirta.

Dua festival ini menurutnya sangat efektif untuk promosi pariwisata, khususnya Festival Nusa Penida yang selalu mendapatkan animo positif dari wisatawan.

"Festival cara promosi pariwisata yang efektif," ungkap Sukasta, Jumat (14/6/2019).

Tidak hanya sebatas kunjungan wisatawan, festival juga memberikan ruang UMKM untuk menjual dan memperkenalkan produknya.

Memberikan panggung dalam pelestarian seni dan budaya, serta menjadi hiburan bagi masyarakat Klungkung.

Baca: Hiasan yang Cocok untuk Keberuntungan Menurut Feng Shui, Seperti Lukisan 8 Kuda Berlari

Baca: Denpasar Masuk 10 Besar Kota Kreatif Indonesia

Bahkan, selain Semarapura dan Nusa Penida Festival, saat ini ada festival layang-layang dan festival surfing.

Total keempat festival tersebut menghabiskan anggaran sekitar Rp 5 miliar setiap tahunnya.

"Festival harus tetap dilaksanakan," jelasnya.

Sebelumnya, Wayan Baru mengungkapkan kritikan terkait festival ini merupakan aspirasi dari masyarakat yang harus disampaikannya.

Masalah pembenahan infrastuktur menurutnya jauh lebih penting daripada festival.

"Kalau punya anggaran lebih, tidak apa-apa sering festival. Masalahnya kan anggaran terbatas,” ujar Baru. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved