Kuasai 110 Paket Sabu-sabu Dituntut 14 Tahun Penjara, Kadek Diari Ajukan Pembelaan

Kadek Diari dituntut pidana karena dinilai bersalah menguasai 110 paket narkotik jenis sabu-sabu

Kuasai 110 Paket Sabu-sabu Dituntut 14 Tahun Penjara, Kadek Diari Ajukan Pembelaan
Tribun Bali/Dwi S
Ilustrasi narkoba jenis sabu-sabu. Kuasai 110 Paket Sabu-sabu Dituntut 14 Tahun Penjara, Kadek Diari Ajukan Pembelaan 

Kuasai 110 Paket Sabu-sabu Dituntut 14 Tahun Penjara, Kadek Diari Ajukan Pembelaan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Raut wajah I Kadek Diari Arsana Eka Putra (26) seketika lemas saat dituntut 14 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Saat diberikan waktu oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar untuk berkoordinasi dengan tim penasihat hukumnya, terdakwa lulusan SMP ini akan mengajukan pembelaan (pledoi) tertulis.

Kadek Diari dituntut pidana karena dinilai bersalah menguasai 110 paket narkotik jenis sabu-sabu.

"Atas tuntutan jaksa yang telah dibacakan ini, kami mengajukan pembelaan. Mohon diberikan waktu, Yang Mulia," pinta Desi Purnani selaku anggota tim penasihat hukum terdakwa dari Pos Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar di muka persidangan, kemarin.

Sehingga sidang akan dilanjutkan pekan mendatang.

Sementara dalam surat tuntutan, Jaksa I Gusti Lanang Suyadnyana menyatakan bahwa terdakwa Kadek Diari terbukti bersalah tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotik golongan I bukan tanaman, yang beratnya melebihi 5 gram.

Baca: Pemeriksaan Keimigrasian WNA di Bandara Ngurah Rai Kini Menggunakan Autogate

Baca: Heboh Siwon Suju di Bali, Mulai Keliling Naik Motor Hingga Surfing di Pantai, Ini Kegiatannya

Ia pun dijerat Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotik.

"Menuntut, menjatuhkan pidana kepada terdakwa I Kadek Diari Arsana Eka Putra dengan pidana penjara selama 14 tahun, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara. Denda Rp 1 miliar, subsider tiga bulan penjara," tegas Lanang Suyadnyana di hadapan majelis hakim pimpinan Sri Wahyuni Ariningsih.

Sebagaimana diungkap dalam surat dakwaan jaksa, seminggu sebelum ditangkap, terdakwa Kadek Diari ditelpon oleh Japrak.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved