Pemeriksaan Keimigrasian WNA di Bandara Ngurah Rai Kini Menggunakan Autogate

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai telah menggunakan autogate sebagai sarana melakukan proses pemeriksaan keimigrasian WNA maupun WNI

Pemeriksaan Keimigrasian WNA di Bandara Ngurah Rai Kini Menggunakan Autogate
Tribun Bali/Rino Gale
Suasana pemeriksaan keimigrasian bagi WNI maupun WNA menggunakan autogate di Bandara Ngurah Rai, Jumat (14/6/2019). Pemeriksaan Keimigrasian WNA di Bandara Ngurah Rai Kini Menggunakan Autogate 

Pemeriksaan Keimigrasian WNA di Bandara Ngurah Rai Kini Menggunakan Autogate

Laporan Wartawan Tribun Bali, Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Dalam rangka pemeriksaan keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Ngurah
Rai, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai telah menggunakan autogate sebagai sarana melakukan proses pemeriksaan keimigrasian terhadap WNA maupun WNI.

Pengadaan perangkat autogate di TPI Ngurah Rai merupakan salah satu bentuk kerja sama yang terjalin antara Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Ngurah Rai dengan PT Angkasa Pura I yang bertujuan meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai, Amran Aris mengatakan, sebelumnya pemeriksaan keimigrasian menggunakan autogate hanya tersedia untuk WNI saja.

Namun kemudian berkembang untuk 12 WNA.

Baca: Jokowi Tinjau Proyek Revitalisasi Waduk Muara, Sumber Air Baku Denpasar hingga Nusa Dua

Baca: Ketua Dewan Sebut Festival Kurang Efektif, Usulkan Anggaran Dialihkan ke Infrastruktur

"Fasilitas autogate tersedia bagi WNI di terminal kedatangan dan keberangkatan. Sementara bagi WNA, fasilitas ini hanya tersedia di terminal keberangkatan. Jumlah autogate yang tesedia di TPI Ngurah Rai adalah sebanyak 6 unit di terminal kedatangan dan 10 unit di terminal keberangkatan," ujarnya, Jumat (14/6/2019).

Kepala Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi menambahkan, saat ini pemeriksaan keimigrasian dengan pengambilan sidik jari dan foto wajah telah diterapkan kepada seluruh WNA yang masuk ke Indonesia melalui TPI Ngurah Rai.

Sehingga pada saat keberangkatan, mereka dapat menggunakan fasilitas autogate.

Baca: Ajun Perwira Dituding Incar Harta Istrinya Yang Janda Kaya, Jennifer Jill Beberkan Tagihan Listrik

Baca: Pemkab Buleleng Anggarkan Rp 5 M Bangun Gedung Akses Data Lintas Dinas

"Proses pemeriksaan keimigrasian di terminal kedatangan intemasional dengan pengambilan foto wajah dan sidik jari memerlukan waktu sekitar 35-60 detik per penumpang. Sedangkan pemeriksaan keimigrasian terhadap penumpang di terminal keberangkatan internasional dengan menggunakan autogate hanya memerlukan waktu sekitar 35 - 45 detik per penumpang," ujarnya.

Air Port Duti Manager Angkasa Pura 1, Sugiono mengatakan penyediaan autogate bagi WNA merupakan salah satu bentuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat, yang diharapkan mampu mengurangi penumpukan antrean penumpang karena dapat mempersingkat waktu yang diperlukan untuk melakukan pemeriksaan keimigrasian.

"Berkurangnya penumpukan antrean penumpang dapat meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan keimigrasian di TPI Ngurah Rai yang akan berdampak baik terhadap citra pariwisata Indonesia di mata dunia, khususnya pariwisata Bali," tuturnya.(*)

Penulis: Rino Gale
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved