Wiki Bali

TRIBUN WIKI – Orang dengan 9 Penyakit Kronis Ini Dapat Pengantaran Obat Gratis dari RS Bhakti Rahayu

Tribun Bali rangkumkan sembilan jenis penyakit kronis yang diberikan pelayanan pengantaran obat gratis oleh RS Bhakti Rahayu Denpasar

TRIBUN WIKI – Orang dengan 9 Penyakit Kronis Ini Dapat Pengantaran Obat Gratis dari RS Bhakti Rahayu
Tribunnews
Ilustrasi pemeriksaan oleh dokter. TRIBUN WIKI – Orang dengan 9 Penyakit Kronis Ini Dapat Pengantaran Obat Gratis dari RS Bhakti Rahayu 

Apa yang terbayang ketika mendengar penyakit epilepsi atau istilah awamnya ayan?

Baca: Ngopi Asyik di Tengah Keramaian Legian, Nikmati Berbagai Varian dari Kopi Irlandia hingga Vietnam

Baca: Sebut Kondisi Lilipaly Bagus, Eko Purdjianto Berharap BU Bisa Full Team Hadapi PSIS Semarang

Sebagian besar akan menjawab tubuh kejang tersentak-sentak dan keluar air liur.

Padahal, tidak semua epilepsi bermanifestasi dalam bentuk kejang. 

Manifestasi epilepsi ternyata ada yang berbentuk ekspresi bengong, bibir bergerak-gerak tanpa disadari, serta kesulitan bicara sesaat.

Bahkan, emosi tinggi pada wanita haid bisa jadi gejala epilepsi catamenial.

Lyna Soertidewi dari Departemen Ilmu Penyakit Saraf, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia seperti dikutip dari Kompas.com menjelaskan, epilepsi adalah gangguan pada kelistrikan otak yang menyebabkan bangkitan atau kejang lebih dari satu kali dalam enam bulan.

Kelistrikan pada otak dan sistem saraf makhluk hidup, termasuk manusia, berperan dalam mengantarkan pesan atau perintah bagi tubuh.

Saat neurotransmiter (saraf pengantar) terganggu, aliran listrik menjadi berloncatan.

Respons tubuh adalah kejang-kejang. Gangguan ini bisa mengenai siapa saja dan kapan saja.

Tidak hanya bawaan lahir, epilepsi juga bisa terjadi akibat benturan, stroke, dan infeksi pada otak.

7. Stroke

Penyakit stroke adalah salah satu penyakit yang menjadi momok masyarakat Indonesia.

Tribun Jateng mengutip artikel dari Hello Sehat, penyakit stroke adalah penyakit yang terjadi ketika pasokan darah menuju otak terganggu atau sama sekali berkurang.

Baca: TRIBUN WIKI - Tak Hanya Lokal, PKB 2019 Juga Diisi 12 Penampilan Luar Negeri, dari Jepang hingga AS

Baca: Pakai Kostum dari Bahan Daur Ulang, Kids Fashion Show Competition Ajak Anak Peduli Lingkungan

Kondisi seperti ini kemudian menyebabkan otak kekurangan oksigen dan nutrisi.

Salah satu faktor penyebab penyakit stroke yang paling banyak terjadi di masyarakat adalah gaya hidup tak sehat.

Seperti obesitas, tidak aktif bergerak, dan mengonsumsi makanan-makanan yang tidak sehat.

Maka dari itu kamu harus menjaga pola makan dengan mengonsumsi makanan-makanan yang bisa mencegah penyakit stroke.

8. Skizofrenia

Skizofrenia dapat dikategorikan sebagai gangguan jiwa berat.

Hal tersebut disampaikan psikiatri RSUD Dr Soetomo, dr Utari Diah Kusumawardhani SpKJ seperti dikutip dari Tribun Jatim.

Mengapa? Karena, tutur Utari Diah Kusumawardhani, Skizofrenia memiliki gejala utama berupa ketidakmampuan menilai realita atau psikotik.

"Pengidap Skizofrenia sudah tidak realistis proses berpikirnya," ungkapnya.

Hal tersebut, lanjutnya, menurunkan kualitas hidup penderitanya.

Penderita Skizofrenia tidak bisa menjalankan aktivitas seperti biasanya.

"Misalnya tidak lagi bisa bekerja, sekolah, dan menjalankan aktivitas lainnya," ungkap Utari Diah Kusumawardhani.

"Jadi ada kemunduran dalam semua segi kehidupan," lanjutnya.

Gejala-gejala Skizofrenia antara lain mendengarkan, melihat, bahkan merasakan sesuatu yang sebenarnya tidak ada.

9. Systematic Lupus Erythematosus

Lupus (systemic lupus erythematosus) adalah penyakit autoimun kronis yakni kelainan pada sistem imun tubuh.

Lupus menjadikan sistem kekebalan tubuh berbalik menyerang sistem dan organ tubuh sendiri.

Sumartini dari Yayasan Syamsi Dhuha seperti dilansir dari Kompas mengungkapkan bahwa penyakit ini bisa tercetus gara-gara sinar ultraviolet, obat tertentu, atau kondisi stres.

Rokok juga bisa menjadi pencetus lupus, baik aktif maupun pasif.

(*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved