Wanita Hamil Besar Harus Lebih Percaya Diri, Ini Alasannya

seorang Ibu hamil membutuhkan pengetahuan tentang kesehatan Ibu dan anak, salah satunya melalui pendidikan Ibu Hamil.

Wanita Hamil Besar Harus Lebih Percaya Diri, Ini Alasannya
TRIBUN BALI/KARSIANI PUTRI
Berbagai kegiatan dalam Lovamil Berbagi Cinta pada Minggu (16/6/2019) di UC Silver Restaurant, Gianyar, Bali 

Wanita Hamil Besar Harus Lebih Percaya Diri, Ini Alasannya

TRIBUN- BALI.COM, GIANYAR - Pendidikan pada masa hamil atau prenatal sangatlah penting dalam rangka mempersiapkan pasangan untuk menjadi orang tua dan kurangnya pengetahuan merupakan salah satu bentuk ketidakberdayaan yang dapat mengakibatkan tingginya angka kematian ibu.

Dalam menjalankan perannya, seorang Ibu hamil membutuhkan pengetahuan tentang kesehatan Ibu dan anak, salah satunya melalui pendidikan Ibu Hamil.

Kelas Ibu Hamil dapat menjadi sarana belajar bersama dalam kelompok dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Ibu mengenai kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan hingga mengetahui perawatan bayi.

Melalui kegiatan Lovamil Berbagi Cinta, 100 Ibu hamil yang rata-rata berusia sekitar 20 sampai 35 tahun tersebut diajak untuk meningkatkan pengetahuan mengenai bagaimana menjadi seorang Ibu yang percaya diri dalam merawat kehamilannya hingga nantinya merawat sang anak ketika lahir.

Baca: Kuwait dan Saudi Arabia Jadi Negara Terpanas di Dunia, Suhunya Capai 63 Derajat Celcius

Baca: Begini Cerita Orangtua Aria Permana Bocah Raksasa Asal Karawang Jelang Operasi Gelambir Kulit

Baca: Selesai Tugas 5 Tahun Anggota DPRD Tabanan Periode 2014-2019 Dapat Pesangon, Segini Jumlahnya

Baca: UPDATE Pengadaan Xpander Perbekel se-Gianyar, Ini Reaksi Ketua FKPL, DPRD, dan Bupati

Baca: Pengakuan Bidan Desa di Jembrana Masukkan Timun ke Vagina, Polisi Pelototi Facebook Sang Pacar

Selain itu, ibu hamil juga diajak untuk mengetahui pentingnya nutrisi selama 1000 hari pertama kehidupan.

"Kadang-kadang ibu hamil tidak punya banyak waktu untuk belajar dan pemeriksaan rutin, dan dengan adanya pertemuan ini kita semua bisa sharing bagaimana seharusnya si ibu bersikap ketika hamil dan setelah melahirkan. Kemudian mempraktikan langsung ilmu yang didapat, dengan harapan ibu sehat dan bayinya pun bisa menjadi anak yang sehat secara fisik dan cerdas," ucap Praktik Mandiri Bidan (PMB) Yan Mona Fridayanthi.

Dalam kegiatan Lovamil Berbagi Cinta tersebut, peserta diajak untuk mengetahui bagaimana nutrisi yang lengkap dan kaya akan gizi sehingga nantinya baik si Ibu dan bayi dapat terpenuhi nutrisinya.

PMB Yan Mona menjelaskan bahwa apabila ibu hamil tidak memiliki nutrisi yang lengkap, ibu hamil dapat mengkonsumsi susu hamil karena banyaknya zat gizi yang terkandung didalam susu.

Selain menjelaskan mengenai pentingnya nutrisi, PMB Yan Mona juga menuturkan bahwa perkembangan si anak selama dua tahun pertama, kunci utama terletak pada pemberian ASI eksklusif yang diberikan selama 6 bulan pertama dan juga inisiasi menyusui dini atau IMD.

Halaman
123
Penulis: Karsiani Putri
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved