April 2019 Nilai Ekspor Bali Turun 9,98 Persen, Didominasi Produk Perhiasan dan Buah-buahan

Nilai ekspor Provinsi Bali yang dikirim lewat pelabuhan di Indonesia pada April 2019 mengalami penurunan sebesar 9,98 persen

April 2019 Nilai Ekspor Bali Turun 9,98 Persen, Didominasi Produk Perhiasan dan Buah-buahan
Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan
Ilustrasi. April 2019 Nilai Ekspor Bali Turun 9,98 Persen, Didominasi Produk Perhiasan dan Buah-buahan 

April 2019 Nilai Ekspor Bali Turun 9,98 Persen, Didominasi Produk Perhiasan dan Buah-buahan

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Nilai ekspor Provinsi Bali yang dikirim lewat pelabuhan di Indonesia pada April 2019 mengalami penurunan sebesar 9,98 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat, nilai ekspor pada April 2019 hanya sebesar US$ 51.590.035.

Sementara pada bulan sebelumnya yakni pada Maret 2019, nilai ekspor mencapai US$ 57.308.658.

Kepala BPS Provinsi Bali Adi Nugroho menjelaskan, turunnya nilai ekspor Bali dominan dipengaruhi oleh menurunnya nilai ekspor tujuan Australia dan China.

Baca: Promo Tiket Murah AirAsia, Jakarta-Singapura Rp 150.000 Pemesanan Dibatasi Sampai Tanggal Ini

Baca: Jamur Akar Putih Menjadi Momok Petani di Buleleng, 4.306 Hektar Lahan Cengkih Rusak

Ekspor ke Australia menurun sebesar US$ 3.935.920 atau 59,48 persen dibanding bulan sebelumnya, dan ekspor ke China turunnya sebesar US$ 1.969.762 atau 58,83 persen.

"Turunnya ekspor ke Australia dominan disebabkan oleh menurunnya ekspor produk perhiasan/permata, sementara turunnya ekspor ke China didominasi oleh turunnya ekspor produk buah-buahan," jelasnya Adi di Denpasar belum lama ini.

Diterangkan, ekspor perhiasan atau permata ke Australia ini turunnya mencapai US$ 3.727.611, sementara turunnya ekspor buah-buahan ke China senilai US$ 1.102.592.

Tak hanya Australia dan China, ekspor ke Spanyol dan Italia juga turut andil memberikan penurunan di April 2019.

Baca: Ternyata Glioblastoma Yang Membuat Tubuh Agung Hercules Tak Lagi Kekar, Pertumbuhannya Cepat

Baca: Limbad Ungkap Rahasia Terbesarnya, Raih Gelar Profesor Setelah Menyelesaikan Disertasi Berjudul Ini

Ekspor ke Spanyol turun senilai US$ 729.907 atau 38,97 persen yang didominasi oleh produk perabot dan penerangan rumah.

Kemudian ekspor ke Italia sebesar US$ 715.817 atau 50,78 persen yang didominasi oleh produk pakaian jadi bukan rajutan.

Pangsa ekspor Provinsi Bali pada April 2019 sebagian besar ditujukan ke Amerika Serikat (28,11 persen), Singapura (8,07 persen), Hongkong (7,03 persen), dan Jepang (5,52 persen).

Selain itu juga diekspor ke Taiwan (5,50 persen), Australia (5,22 persen), Perancis (3,77 persen), Jerman (2,86 persen), Belanda (2,78 persen), China (2,67 persen) dan sebanyak 28,47 persen diekspor ke negara lainnya. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved