Dua Perampok Money Changer Asal Rusia dan Ukraina Dilimpahkan, Uang Ratusan Juta Jadi Barang Bukti

Dua pelaku perampokan Money Changer BMC PT Bali Maspintjinra menjalani pelimpahan dari penyidik kepolisian ke Kejaksaan Negeri Denpasar

Dua Perampok Money Changer Asal Rusia dan Ukraina Dilimpahkan, Uang Ratusan Juta Jadi Barang Bukti
Tribun Bali/I Putu Candra
Barang bukti uang ratusan juta hasil perampokan di money changer yang dilakukan dua pelaku Georgii Zhukov (40) dari Rusia dan Robert Haupt. Kini kedua pelaku menjalani pelimpahan di Kejari Denpasar. Dua Perampok Money Changer Asal Rusia dan Ukraina Dilimpahkan, Uang Ratusan Juta Jadi Barang Bukti 

Dua Perampok Money Changer Asal Rusia dan Ukraina Dilimpahkan, Uang Ratusan Juta Jadi Barang Bukti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dua pelaku perampokan Money Changer BMC PT Bali Maspintjinra Jalan Pratama No 36 CY, Tanjung Benoa, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Badung menjalani pelimpahan dari penyidik kepolisian ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar, Senin (17/6/2019).

Adalah Georgii Zhukov (40) dari Rusia dan Robert Haupt (41) asal Ukraina.

Selain dua tersangka tersebut, sejumlah barang bukti juga dilimpahkan, diantaranya uang ratusan juta hasil perampokan.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Denpasar, Eka Widanta membenarkan kejaksaan telah menerima pelimpahan dua tersangka beserta barang bukti dari pihak kepolisian.

"Benar dua pelaku, Georgii Zhukov dan Robert Haupt serta barang buktinya telah kami terima. Keduanya adalah tersangka kasus pencurian dengan kekerasan," jelasnya.

Dengan telah dilakukan pelimpahan, Eka mengatakan, kedua tersangka langsung dilakukan penahanan.

Baca: Regenerasi Petani, 653 Anak Muda Ikuti Kompetisi Startup Pertanian Banyuwangi

Baca: Sidang Tipiring Digelar di Pasar Badung untuk Memberi Efek Jera pada Pelanggar

Keduanya langsung ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Kerobokan.

"Setelah berkas, barang bukti dinyatakan lengkap, kedua tersangka kami tahan untuk 20 hari kedepan," terangnya.

Untuk jaksa penuntut, pihaknya mengatakan telah menunjuk dua jaksa penuntut menangani perkara ini.

Yakni Jaksa Dewa Arya Lanang Raharja dan Jaksa Oka Ariani Adikarini.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved