Menengok Banjar Puri Agung Bangli dan Sisa-sisa Peninggalan Kerajaan di Tengah Kota

Selain puri yang menjadi bagian di dalamnya, banjar yang teletak di tengah kota Bangli ini juga masih memiliki sisa-sisa peninggalan kerajaan Bangli

Menengok Banjar Puri Agung Bangli dan Sisa-sisa Peninggalan Kerajaan di Tengah Kota
Tribun Bali/Fredey Mercury
Selain puri yang menjadi bagian di dalamnya, banjar Puri Agung Bangli yang teletak di tengah kota Bangli ini juga masih memiliki sisa-sisa peninggalan dari kerajaan Bangli terdahulu. Satu di antaranya Bale Gajah. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Banjar Puri Agung Bangli yang merupakan bagian dari Kelurahan Kawan, terbilang sangat unik.

Selain puri yang menjadi bagian di dalamnya, banjar yang teletak di tengah kota Bangli ini juga masih memiliki sisa-sisa peninggalan dari kerajaan Bangli terdahulu. Satu di antaranya Bale Gajah.

Kepala Lingkungan Banjar Puri Agung Bangli, Anak Agung Gede Agung Anom Putra mengatakan, Bale Gajah ini dulunya merupakan tempat pertemuan khusus untuk kalangan bendesa.

Sedangkan di sebelahnya, terdapat bale pertemuan yang dulunya khusus digunakan untuk para kelihan.

“Namun karena membentuk banjar, kini dimanfaatkan untuk bale banjar. Dulunya walau memiliki fungsi yang sama (untuk pertemuan), namun lebih mengkhusus. Ketika raja memanggil aparat desa, mereka kemudian menempatkan diri sesuai kapasitasnya,” jelas Gung Anom.

Ada pula Semanggen, atau yang berasal dari kata Sema Anggen. Kata Gung Anom, semanggen merupakan bagian yang tidak terlepas dari kebanyakan puri.

Sedangkan fungsinya, yakni untuk menyemayamkan jasad keluarga puri yang meninggal mulai dari upacara pemandian sebelum dilaksanakan upacara palebon.

Di tempat ini, juga terdapat kamar tidur raja atau regen. Di mana pada bagian depannya dipajang foto-foto regen terdahulu. Tepat disebelahnya, terdapat tempat pemandian bagi raja.

Sumber air untuk pemandian ini mengkhusus dibuat ke puri menggunakan batu padas. Bahkan aliran air tersebut mengaliri beberapa pemandian lain.

Pemandian raja bangli di Puri Rum, Banjar Puri Agung, Bangli.
Pemandian raja bangli di Puri Rum, Banjar Puri Agung, Bangli. (Tribun Bali/Fredey Mercury)

Satu di antaranya pemandian umum yang terletak di utara Pasar Kidul Bangli. Meski demikian, pemandian raja sudah tidak lagi digunakan disamping sumber air juga sudah tidak lagi aktif.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved