Prioritaskan Jenis Lokal yang Dipelihara Warga Miskin, ABBA Sterilisasi & Vaksinasi Hewan Gratis

ABBA Buleleng memiliki program berupa memberikan pengobatan hewan peliharaan, sterilisasi, vaksinasi, serta mengedukasi masyarakat terkait rabies

Prioritaskan Jenis Lokal yang Dipelihara Warga Miskin, ABBA Sterilisasi & Vaksinasi Hewan Gratis
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
EDUKASI - Yayasan Jalan Kasih Satwa Buleleng sterilisasi hewan peliharaan, Minggu (16/6/2019). Prioritas Jenis Lokal yang Dipelihara Warga Miskin, ABBA Sterilisasi & Vaksinasi Hewan Gratis 

Prioritas Jenis Lokal yang Dipelihara Warga Miskin, ABBA Sterilisasi & Vaksinasi Hewan Gratis

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Yayasan Jalan Kasih Satwa Buleleng atau yang dikenal dengan ABBA Buleleng membuka sekretariatnya di Jalan Yudistira, Banjar Dinas Enjung Sangiang, Kecamatan Banjar, Buleleng, Minggu (16/6/2019).

ABBA juga menggelar vaksinasi dan sterilisasi untuk kuota 30 ekor anjing dan kucing.

Ketua ABBA Buleleng Gede Sutastra Yasa menjelaskan, ABBA Buleleng memiliki program berupa memberikan pengobatan hewan peliharaan, sterilisasi, vaksinasi, serta mengedukasi masyarakat terkait rabies dan tata cara memelihara hewan.

Vaksinasi dan sterilisasi diberikan secara gratis oleh ABBA Buleleng dengan syarat hewan peliharan harus jenis lokal serta milik warga yang kurang mampu.

Baca: Juni 2019 BNI Siapkan Kejutan Bagi Masyarakat di Denpasar, NTT dan NTB

Baca: Tradisi Maling-malingan Sebagai Efek Jera, Serangkaian Usaba Sambah Desa Tenganan Pegringsingan

Sedangkan untuk anjing atau kucing ras, dikenakan biaya Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu, sebagai bentuk donasi untuk mensubsidi obat-obatan berupa vaksin.

Kedepan, imbuh Sutastra ABBA Bulelng juga akan membuat program untuk mengadopsi hewan peliharaan, bagi masyarakat yang kurang mampu, namun memiliki peliharaaan baik anjing atau kucing dalam jumlah yang banyak.

"Kami juga akan memberikan bantuan berupa bibit babi. Jadi sebelum menyejahterakan hewan-hewan peliharaan, tentu kami sejahterakan dulu masyarakatnya," terangnya.

Sutastra pun tidak menampik, masih banyak masyarakat yang membuang hewan peliharaanya seperti anjing di jalanan.

Baca: PPDB SD di Denpasar Utamakan KK Denpasar dan Sekolah Terdekat dari Rumah

Baca: Beredar Kabar Pengambilan Token Sebagai Proses Pendaftaran, Kadisdikpora Tegaskan Itu Tidak Benar

Hal ini lah yang menjadi salah satu pemicu menyebarnya rabies di berbagai wilayah.

"Ketika punya anjing betina, lalu melahirkan, anak-anaknya dibuang ke jalan karena sudah kewalahan memelihara. Anjing-anjing itu kemudian tidak tervaksin, dan terjangkit rabies. Ini lah perlunya edukasi ke masyarakat. Masyarakat harus peduli dan dilibatkan," jelasnya.

Sementara itu, Kasi Kesehatan Hewan Distan Kabupaten Buleleng Endang Puspitasari mengaku sangat berterima kasih dengan program-program yang dimilimi oleh ABBA Buleleng.

Sebab yayasan tersebut dapat membantu pemerintah untuk memberikan edukasi dan membantu masyarakat yang kurang mampu untuk melakukan vaksinasi pada hewan peliharaannya. (*) 

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved