Pesta Kesenian Bali

Tari Mala Renjana Garapan Mahasiswa UNY Meriahkan PKB 2019, ISBI Papua Tampilkan Tari, Musik & Puisi

Sebuah garapan seni berjudul Tari Mala Renjana ditampilkan oleh Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta

Tari Mala Renjana Garapan Mahasiswa UNY Meriahkan PKB 2019, ISBI Papua Tampilkan Tari, Musik & Puisi
Dokumentasi Panitia PKB 2019
Tari Mala Renjana, partisipasi Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta dalam PKB 2019, Minggu (16/6/2019). Tari Mala Renjana Garapan Mahasiswa UNY Meriahkan PKB 2019, ISBI Papua Tampilkan Tari, Musik & Puisi 

Tari Mala Renjana Garapan Mahasiswa UNY Meriahkan PKB 2019, ISBI Papua Tampilkan Tari, Musik & Puisi

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Sebuah garapan seni berjudul Tari Mala Renjana ditampilkan oleh Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), di depan Gedung Kriya Taman Budaya (Art Center) Denpasar, serangkaian Pesta Kesenian Bali ke-41 tahun 2019, Minggu (16/6/2019) sore.

“Mala Renjana sendiri merupakan sebuah puisi tentang cinta terlarang penyuka sesama jenis, lalu kami sebagai mahasiswa pendidikan tari menerjemahkannya menjadi koreografi ini,” ungkap Yuda Wicaksono, salah satu konseptor dari tari itu.

Yuda Wicaksono mengaku karya ini tercipta setelah adanya kolaborasi antara mahasiswa pendidikan bahasa dengan pendidikan seni.

Bersama Ratih Dwi Anjani, Yuda Wicaksono mengungkapkan keprihatinannya terhadap fenomena penyuka sesama jenis menjadi landasan dalam menciptakan sebuah garapan tari bertajuk Mala Renjana.

“Laki-laki ya mestinya sama perempuan,” tutur Ratih Dwi Anjani tegas, saat usai pementasan berlangsung.

Menurut Ratih, ketika kodrat dibutakan oleh rasa maka cinta itu adalah malapetaka.

Guna menggarap tarian ini, Ratih mengaku berlatih selama 2 minggu untuk mengisi acara PKB ke-41.

“Latihannya sebentar, kira-kira dua minggu tetapi untuk konsep tarian Mala Renjana sendiri menghabiskan waktu 2 bulan,” jelas Ratih.

Baca: Pria Ini Lakukan Atraksi Berbahaya di Sungai Gangga yang Sakral, Berujung Petaka & Hilang Misterius

Baca: Online Shop Ini Menjual Berbagai Macam Kotoran Binantang, Mulai Bebek Sampai Gajah, Untuk Apa?

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved