Tersangka WNA Rusia Perampokan Money Changer Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Denpasar

Tersangka jaringan warga negara asing (WNA) asal Rusia memasuki tahap pelimpahan di Kejaksaan Negeri Denpasar

Tersangka WNA Rusia Perampokan Money Changer Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Denpasar
Tribun Bali/Ahmad Firizqi Irwan
Tersangka jaringan Rusia yang ditangkap Polresta Denpasar dalam kasus perampokan money changer beberapa waktu lalu, Senin (17/6/2019) hari ini dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Denpasar untuk proses hukum lebih lanjut. Tersangka WNA Rusia Perampokan Money Changer Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Denpasar 

Tersangka WNA Rusia Perampokan Money Changer Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Denpasar

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tersangka jaringan warga negara asing (WNA) asal Rusia memasuki tahap pelimpahan di Kejaksaan Negeri Denpasar pada hari ini, Senin (17/6/2019).

Jaringan WNA Rusia ini sempat meresahkan warga Denpasar dan Badung karena beraksi dengan menyasar money changer.

Kejahatan yang dipimpin Alexei Korotkikh bersama Georgii Zhukov (39) dan Robert Haupt (40) ini menyasar money changer dan lainnya di wilayah hukum Polresta Denpasar.

Jaringan WNA Rusia ini berhasil dilacak melalui pengembangan kasus perampokan di BMC Money Changer, Tanjung Benoa, Nusa Dua, Badung, Bali beberapa waktu lalu.

Jajaran Polresta Denpasar bersama Satgas CROI Polda Bali melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap Alexei Korotkikh.

Baca: Stefano Lilipaly Pulih dari Cedera dan Ikuti Latihan, Bisa Perkuat Bali United Kontra PSIS Semarang

Baca: TRIBUN WIKI - Daftar Alamat Dan Nomor Telepon 11 Puskesmas di Kota Denpasar

Saat diamankan, Alexei Korotkikh sempat melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam yang ia bawa.

Dor! Petugas pun mengambil langkah tegas untuk menjatuhkan tersangka Alexei yang merupakan otak dibalik kasus kriminalitas ini.

Sementara itu, dua tersangka lainnya Georgii Zhukov dan rekannya Robert Haupt berhasil dilumpuhkan di lokasi berbeda.

Tak ada perlawanan, mereka akhirnya digiring menuju Mapolresta Denpasar untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Halaman
12
Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved