Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tujuh Pemain Bintang Jadi Saksi 'Tendangan' Pertama Bali United di BEI

Tidak hanya itu, pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco, pun hadir dalam acara ceremoni tendangan pertama Bali United di bursa saham ini.

Penulis: Marianus Seran | Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribun Bali/Marianus Seran
Gerianta Wirawan Yasa, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNUD yang juga Mantan Pembantu Dekan III, turut membeli saham Bali United di Denpasar, Senin (10/6/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Tujuh bintang Bali United menjadi saksi perdana Bali United melantai di bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin (17/6/2019) pagi.

Tujuh pemain ini yakni Yabes Roni, Irfan Bachdim, Ilija Spaso, Paulo Sergio, Kadek Agung, Wawan Hendrawan, Ricky Fajrin.

Bersama petinggi klub yang bernaung dibawa PT Bali Bintang Sejahtera, Direktur Utama Yabes Tanuri dan Owner Pieter Tanuri, Pengurus PSSI Pusat dan Asprov Bali, sekuritas penjamin, dan para investor, para pemain ini merasakan langsung tendangan Bali United di bursa saham.

Mereka absen latihan dan menjadi saksi saham Bali United tercatat pertama kali, yang langsung melesat 69,14 persen dengan penawaran Rp 175 per lembar menjadi Rp 296 per lembar.

Lantaran melesat terlalu tinggi saat pencatatan, saham Bali United (kode saham BOLA) langsung kena auto reject (melampaui batasan batasan harga yang ditetapkan BEI).

Tidak hanya itu, pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco, pun hadir dalam acara ceremoni tendangan pertama Bali United di bursa saham ini.

Pelatih asal Brasil ini takjub dengan permintaan tinggi saham Bali United.

Ia berharap, dana yang diraup dari agenda ini, bisa dialokasi kan untuk memperbaiki home ground atau fasilitas latihan klub.

Absen pelatih dan beberapa pemain ini tak memengaruhi semangat pemain lainnya di Bali.

Mereka tetap berlatih di tempat kebugaran di bilangan Sunset Road dibawah kendali asisten pelatih Eko Purdjianto dan pelatih fisik Yoga Nugraha.

Sejumlah item latihan fisik dengan alat besi di gym dilakukan 23 pemain.

Mereka secara bertahap menjalani setiap sesi yang diberikan tim pelatih.

Mulai berlari di treat Mill, angkat dan dorong beban, berlari melawan karet elastis yang dipegang para kitman.

Untuk diketahui, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (“Perseroan”), perusahaan yang memiliki dan mengelola klub sepakbola profesional Liga 1 Indonesia “Bali United” resmi menjadi perusahaan publik ke-632 yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan perolehan dana yang diterima sebesar Rp 350 miliar.

IPO Bali United yang berlangsung di Jakarta, Senin (17/6) pagi di Bursa Efek Indonesia resmi menandakan bahwa Bali United merupakan klub sepakbola pertama di Asia Tenggara yang Go Public.

Saham Bali United Diperdagangkan dengan kode saham “BOLA”, Perseroan melepas sebanyak 2 miliar saham atau setara dengan 33,33% saham pada harga penawaran perdana yang ditetapkan sebesar Rp 175,- per saham.(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved