Ada 550 Orang di Bali yang Belajar Bahasa Sansekerta Dalam Satu Tahun

Yayasan Dvipantara Samskrtam menggelar pelatihan Bahasa Sansekerta di LPMP Bali, Selasa (18/6/2019).

Ada 550 Orang di Bali yang Belajar Bahasa Sansekerta Dalam Satu Tahun
Tribun Bali/Putu Supartika
Pelatihan Bahasa Sansekerta di LPMP Bali, Selasa (18/6/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI, DENPASAR - Yayasan Dvipantara Samskrtam menggelar pelatihan Bahasa Sansekerta di LPMP Bali, Selasa (18/6/2019).

Puluhan peserta mulai dari anak-anak hingga dewasa ikut pelatihan ini.

Ade Agung Satyananda merupakan salah seorang peserta yang tertarik belajar bahasa Sansekerta.

Ini dikarenakan ia tertarik untuk memperoleh ilmu yang terkandung dalam kitab suci Weda.

Ketua Yayasan, Ida Pandita Rsi Agni Premadasa mengatakan Bahasa Sansekerta merupakan bahasa suci, bahasa Weda, dan bahasa ilmu pengetahuan.

Akan tetapi hingga saat ini, persepsi masyarakat menganggap bahasa ini sulit, kuno dan tidak berguna.

Padahal menurutnya, 70 hingga 80 persen, bahasa Bali berasal dari bahasa Sansekerta.

"Mantra yang digunakan sehari-hari juga bahasa Sansekerta, bahasa Bali juga, namun mempelajarinya mereka tidak mau," katanya.

Untuk memperoleh ilmu yang ada dalam Weda termasuk ilmu pengetahuan kuno, harus menguasai bahasa Sansekerta juga.

Halaman
123
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved