Denpasar Kekurangan 1.500 Guru PNS untuk SD dan SMP

Setiap ada kekurangan guru dan Disdikpora melakukan perekrutan guru kontrak sehingga bisa mengisi kekosongan.

Denpasar Kekurangan 1.500 Guru PNS untuk SD dan SMP
Tribun Bali/Putu Supartika
Perekrutan guru kontrak di Denpasar beberapa waktu lalu 

Sementara untuk proses rolling guru dari sekolah satu ke sekolah lainnya juga tidak bisa dilakukan sembarangan.

Sebelum memindahkan guru harus ada pertimbangan bagaimana nantinya guru tersebut jika sudah berada di tempat yang baru.

"Kalau kajiannya sudah lengkap baru ambil tindakan, agar punya dasar hukum,' katanya.

Proses pemindahan guru ini juga harus berdasarkan zonasi, kecuali dalam keadaan terpaksa.

"Karena perpindahan guru hari ini harus berdasarkan zonasi kecuali dalam keadaan terpaksa begitu bunyi aturannya," katanya.

Selain masalah guru negeri atau PNS, pendidikan di Denpasar juga bermasalah dalam hal sarana dan prasarana.

Yang paling urgen yakni jumlah sekolah utamanya SMP yang masih kurang di wilayah Denpasar Timur dan Denpasar Selatan.

"Kurang sekolah karena aset tidak punya. Dimana cari tanah, karena untuk bangun SMP harus memiliki tanah minimal 50 are," katanya.

Sehingga pihaknya berharap ada masyarakat yang berkenan untuk memberikan tanah untuk pembangunan sekolah.

"Kami berpikir, mudah-mudahan ada input dari masyarakat yang punya tanah lebih. Nanti modelnya mungkin kerjasama atau apalah yang lainnya," katanya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved