Lomba Bikin Suling Bali di PKB, Ternyata Ada Guru dan Murid yang Saling Berkompetisi

Lomba membuat instrumen suling di PKB 2019 ini mengharuskan peserta membuat tiga jenis suling, yakni suling gede, suling penyalah dan suling titir

Lomba Bikin Suling Bali di PKB, Ternyata Ada Guru dan Murid yang Saling Berkompetisi
Dokumentasi Panitia PKB 2019
Lomba membuat instrumen suling Bali serangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-41 tahun 2019, di Kalangan Ayodya, Taman Budaya, Denpasar, Senin (17/6/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Ada pemandangan unik terjadi di ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-41 tahun 2019 ini, tepatnya dalam lomba membuat instrumen suling Bali.

Lomba yang diadakan Kalangan Ayodya, Senin (17/6/2019) itu ternyata seorang guru yang tengah bersaing dengan muridnya sendiri.

I Made Rana turut bersaing dengan muridnya I Putu Agus Sukarsana. Keduanya merupakan perwakilan kota Denpasar dengan nomor undi 1 dan 2.

“Dia murid yang baru saja saya ajar, ya terbuka saja, berbagi ilmu. Ini bagi saya tidak hanya kompetisi, tapi juga untuk mempersiapkan generasi baru,” tutur Rana, pembuat suling sejak 1995 itu.

“Untuk persiapan peserta seperti saya, ini kan diberikan musik. Kemudian kita menyesuaikan nada-nada yang diberikan. Itu saja. Bagaimana kita membuat agar nada dapat sesuai dan tidak menyimpang,” imbuhnya.

Lomba membuat instrumen suling ini mengharuskan peserta membuat tiga jenis suling, yakni suling gede, suling penyalah dan suling titir. Nada suling disesuaikan dengan gamelan yang diberikan.

Lomba berlangsung dua jam, peserta yang terdiri dari 8 kabupaten dan 1 kota merangkai bambu yang dibawa menjadi suling.

Masyarakat pun turut hadir menonton lomba berlangsung seru itu.

Beberapa peserta ada yang sembari mencoba meniup-niup serulingnya, terdapat pula yang membongkar kembali untuk menyesuaikan nada-nada yang menyimpang.

Kriteria penilaiannya itu seperti bahan, jenis bambu, bentuk bambu, kualitas bambu, teknik pembuatan, seperti lubang pemanis, siwer, lubang suling, kerapian, dan suara yang dihasilkan. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved