Putu Sandoz Disebut Terima Rp 8,3 M, Mantan Ketua Kadin Akan Beberkan dalam Eksepsi Minggu Depan

di muka persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) disebutkan, bahwa anak mantan orang nomor satu di Bali itu menerima

Putu Sandoz Disebut Terima Rp 8,3 M, Mantan Ketua Kadin Akan Beberkan dalam Eksepsi Minggu Depan
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
SIDANG ALIT - Mantan Ketua Kadin Bali, AA Ngurah Alit Wiraputra menjalani sidang perdana di PN Denpasar, Senin (17/6/2019). Ia diadili terkait tindak pidana dugaan penipuan dan penggelapan pengurusan izin pembangunan kawasan Pelabuhan Benoa. 

Sandos Disebut Terima Rp 8,3 M

- Mantan Kadin akan Beberkan Dalam Eksepsi

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tidak banyak komentar yang meluncur dari mulut mantan ketua Kadin Bali, AA Ngurah Alit Wiraputra alias Alit Ketek (50) saat ditanya terkait adanya aliran uang ke Putu Pasek Sandos Prawirotama.

Sebagaimana surat dakwaan yang telah dibacakan di muka persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) disebutkan, bahwa anak mantan orang nomor satu di Bali itu menerima Rp 8,3 miliar dari Alit Wiraputra.

Alit yang mengenakan busana adat Bali hanya mengatakan, akan membeberkan dalam nota eksepsi (keberatan).

"Nanti ya. Nanti dalam eksepsi akan saya beberkan. Nanti lihat eksepsinya," ucapnya sembari masuk ke ruang tahanan sementara PN Denpasar, usai menjalani sidang dakwaan kasus dugaan penipuan dan penggelapan pengurusan izin pengembangan, pembangunan kawasan Pelabuhan Benoa, Senin (17/6).

Seusai mendengar dakwaan oleh Jaksa I Gde Raka Arimbawa, Alit langsung berkoordinasi dengan tim penasihat hukumnya, Wayan Santoso dkk. Dan menyatakan, mengajukan keberatan.

"Saya akan mengajukan eksepsi," ucap Alit menjawab pertanyaan majelis hakim yang diketuai Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi didampingi hakim anggota I Gede Ginarsa dan Kony Hartanto.

Tim penasihat hukum juga mengatakan, pihak keluarga terdakwa Alit mengajukan permohonan penangguhan penahanan.

"Surat permohonan (penangguhan penahanan) ini sudah kami terima. Kami pertimbangan setelah majelis bermusyawarah," ujar Hakim Ketua Adnya Dewi.

Halaman
1234
Penulis: Putu Candra
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved