Sosialisasi dan Fasilitasi Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual Bidang Ekonomi Kreatif Hadir di Bali

Dalam sosialisasi ini, mengundang para pelaku ekonomi kreatif dari pelaku ekraf, komunitas dan UMKM yang ada di Kota Denpasar.

Sosialisasi dan Fasilitasi Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual Bidang Ekonomi Kreatif Hadir di Bali
istimewa
Sosialisasi dan Fasilitasi Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual di Bidang Ekonomi Kreatif Hadir di Bali 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pertumbuhan ekonomi kreatif kawasan Indonesia harus dikembangkan dan harus mendapatkan dukungan dari Pemerintah. 

Deputi Fasilitas Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi Direktorat Fasilitas Hak Kekayaan Intelektual Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) bekerjasama dengan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta serta Disbudpar Denpasar mengadakan Sosialisasi dan Fasilitas Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di Hotel Prime Plaza Sanur, Selasa (18/6/2019).

Dalam sosialisasi ini, mengundang para pelaku ekonomi kreatif dari pelaku ekraf, komunitas dan UMKM yang ada di Kota Denpasar.

Dengan menargetkan 80 peserta pendaftar HKI yang meliputi merek dagang, hak cipta dan desain industri.

Dr.Ir. Ahmad Rekotomo, selaku Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Bekraf menyatakan bahwa program sosialisasi HKI ini termasuk program prioritas nasional karena ekonomi kreatif harus menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Untuk itu diharapkan produk komuditas memiliki nilai tambah dengan terlindungi Hak kekayaan Intelektualnya (HKI).

“Tujuan kegiatan sosialisasi dan fasilitasi pendaftaran HKI bagi pelaku ekonomi kreatif ini untuk mensosialisasikan pentingnya menghargai dan melindungi karya cipta intelektual agar terhindar dari praktik kecurangan seperti pemalsuan dan penjiplakan hasil karya,” ujarnya.

Selain itu juga untuk memacu inovasi dan kreativitas pelaku industri kreatif agar memiliki keunikan sendiri yang berbeda dengan produk lain hingga berdaya saing di pasar domestik maupun global.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar mewakili walikota, Ir. M.A. Dezire Mulyani, berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi dan fasilitasi pendaftaran HKI di Denpasar

Karena dengan adanya kegiatan ini, sangat membantu para pelaku UMKM dalam mendaftarkan HKI produk mereka masing-masing.

Denpasar sebagai kota pariwisata memiliki cukup banyak produk potensial. 

Maka kegiatan ini sekaligus juga menjawab tantangan yang dihadapi pemerintah daerah, yakni bagaimana upaya yang harus dilakukan untuk terus melakukan dukungan terhadap pelaku ekonomi kreatif di terutama mengenai pentingnya perlindungan HKI.

Dalam kegiatan ini pula pelaku UMKM mendapatkan materi dari beberapa narasumber yaitu Muhammad Fauzy, selaku Kasubdit Advokasi Direktorat Fasilitasi HKI Bekraf dengan materi Tugas dan Peran Bekraf.

Serta Ibu Ari Wijayani selaku Ketua Sentra HKI Wimayaristek sebagai ketua pelaksana Sosialisasi dan Fasilitasi Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual bagi peleku ekonomi kreatif memberikan materi selayang pandang HKI.

Kegiatan ini mendapatkan respon yang cukup baik oleh pelaku UMKM dan mereka merasa perlu melindungi produk mereka dengan mendaftar HKI. (*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved