Breaking News:

Demer Minta Munas Tak Dipercepat, Golkar Bali Dorong Airlangga Maju Lagi

Demer mengatakan bahwa berbagai wacana yang meminta Munas dipercepat merupakan wacana yang terkesan dipaksakan.

Demer Minta Munas Tak Dipercepat, Golkar Bali Dorong Airlangga Maju Lagi
TRIBUN BALI/RAGIL ARMANDO
Golkar Bali menggelar rapat pleno diperluas dengan mengundang para Ketua DPD II se-Bali, Rabu (19/6/2019). Dalam rapat tersebut pada pengurus DPD I dan DPD II Golkar se-Bali sepakat untuk mendukung kepemimpinan Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum DPP Golkar.

Demer Minta Munas Tak Dipercepat, Golkar Bali Dorong Airlangga Maju Lagi

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Golkar Bali menggelar rapat pleno diperluas dengan mengundang para Ketua DPD II se-Bali, Rabu (19/6/2019).

Dalam rapat tersebut pada pengurus DPD I dan DPD II Golkar se-Bali sepakat untuk mendukung kepemimpinan Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum DPP Golkar.

Ini dilakukan untuk menjawab seputar pergantian kepemimpinan dan wacana dipercepatnya penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar.

Baca: Narapidana Kasus Curanmor di Jembrana Makan Kotoran Sendiri di Rutan, Ternyata Disuruh Dua Sosok Ini

Baca: Kabupaten Bangli Usulkan Hampir 3 Ribu Formasi CPNS dan PPPK, Ini Rincian Formasinya

"Rapat pleno diperluas dengan DPD II kabupaten dalam rangka mereka mengusulkan pentingnya sedini mungkin untuk meredam apa apa yang menjadi pemikiran dari ada anggota sayap di berbagai media yang disebut Indonesia yakni Munas dipercepat," kata PLT. Ketua DPD Golkar Bali, Gde Sumarjaya Linggih alias Demer seusai rapat di DPD Golkar Bali.

Demer mengatakan bahwa berbagai wacana yang meminta Munas dipercepat merupakan wacana yang terkesan dipaksakan.

Pasalnya, saat ini Golkar sedang dalam posisi on fire guna menghadapi Pilkada Serentak 2020.

Ia juga mengatakan bahwa pelaksanaan Munas tanpa adanya wacana Munas dipercepat dipastikan akan diselenggarakan pada Desember 2019 sesuai jadwal yang ada.

Pihaknya juga meminta kepada para kader Golkar di seluruh Indonesia, termasuk di Bali untuk tetap bersabar dan mendukung kepemimpinan Airlangga Hartarto.

"Munas normalnya adalah pada bulan Desember atau maksimum Desember 2019 waktunya. Tidak perlu dipercepat dan normal saja lah, apalagi menghadapi Pilkada ini," katanya. (*)

Penulis: Ragil Armando
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved