'Dibuang' Gubernur Bali, Nasib Oknum ASN Selingkuh Ini Ada di Tangan Bupati Gianyar

berkas pemindah tugasan yang bersangkutan dari Pemprov Bali ke Pemkab Gianyar, belum sampai ke meja Sekda Gianyar, Made Gde Wisnu Wijaya.

'Dibuang' Gubernur Bali, Nasib Oknum ASN Selingkuh Ini Ada di Tangan Bupati Gianyar
kolase siluet
Gubernur Bali, I Wayan Koster kabarnya telah memeritahkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bali, mengeluarkan oknum ASN yang selingkuh MMG dari Pemprov Bali. 

'Dibuang' Gubernur Bali, Nasib Oknum ASN Selingkuh Ini Ada di Tangan Bupati Gianyar

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Gubernur Bali, I Wayan Koster kabarnya telah memeritahkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bali, mengeluarkan oknum ASN yang selingkuh MMG dari Pemprov Bali.

Sang gubernur memrintahkan oknum tersebut kembali ke Pemkab Gianyar.

“Sebelum ke Pemprov, yang bersangkutan menjabat Sekcam Ubud,” ujar seorang sumber.

Namun, hingga saat ini, sang oknum belum memperlihatkan batang hidungnya di Pemkab Gianyar.

Tersiar kabar, ada kemungkinan, MMG tak akan diterima di Pemkab Gianyar.

Baca: Dek Kaduk Dituntut 10 Tahun karena Sering Ajak Intim Siswi SMP, Fakta Ini Terungkap di Persidangan

Baca: UPDATE Dugaan Korupsi APBDes Desa Dauh Puri Kelod, 5 Pejabat Pemkot Denpasar Diperiksa Kejari

Baca: Begini Kronologi Nyoman Suarmi Jadi Korban Hipnotis 4 Orang, Mirip Kasus di Gianyar

Baca: Telkom Klarifikasi Insiden Korban Kesetrum Saat Memasang Kabel Indihome di Gianyar

Sebab, diterima atau tidaknya, ha tersebut tergantung Bupati Gianyar, Made Mahayastra.

Namun hingga, Selasa (18/6/2019), berkas pemindah tugasan yang bersangkutan dari Pemprov Bali ke Pemkab Gianyar, belum sampai ke meja Sekda Gianyar, Made Gde Wisnu Wijaya.

Berdasarkan informasi dihimpun Tribun-Bali.com, sebelum bertugas di Pemprov Bali, MMG yang merupakan lulusan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN), sempat menjabat sebagai Sekretaris Camat (Sekcam) Ubud.

Namun ia pindah ke Pemprov Bali, karena dipercaya sebagai ajudan salah satu pimpinan Pemprov Bali.

MMG diduga melakukan perselingkuhan dengan seorang oknum ASN yang bertugas sebagai perawat di Kecamatan Ubud.

Mereka digrebek polisi dan berhasil kabur di sebuah hotel di Denpasar, diduga penggerebekan tersebut atas laporan istri pelaku, yang bertugas sebagai polisi.

Sekda Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya saat dikonfirmasi, mengatakan pihaknya belum menerima SK mutasi, dari Pemprov Bali terkait oknum ASN selingkuh tersebut.

Jikapun pemindahan tugas oknum ASN tersebut sudah ada, belum tentu yang bersangkutan diterima di Pemkab Gianyar. Dimana kewenangan untuk penerimaan itu ada di Bupati.

“Belum ada kita terima. Itukan baru wacana. Artinya, belum ada proses, gimana kita gak tahu. Kalau prosesnya, kan harus ada SK mutasi. Dia kembali staf. Tergantung nanti pak bupati menerima atau tidak, itu Pak Bupati yang punya wewenang,” ujarnya. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved