PBVSI Akan Panggil Atlet Voli untuk Seleksi Pemain Voli, Persiapan Hadapi Pra PON 2019

Persiapan Tim Voli Putra Bali menghadapi Pra PON 2019 cabang olahraga (cabor) Voli yang rencananya akan berlangsung pada Agustus 2019 mendatang

PBVSI Akan Panggil Atlet Voli untuk Seleksi Pemain Voli, Persiapan Hadapi Pra PON 2019
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
Pelatih Voli Putra Bali untuk Pra PON 2019, I Komang Pande Darmawan di GOR Purna Krida, Badung, Bali, Senin (17/6/2019). PBVSI Akan Panggil Atlet Voli untuk Seleksi Pemain Voli, Persiapan Hadapi Pra PON 2019 

PBVSI Akan Panggil Atlet Voli untuk Seleksi Pemain, Persiapan Hadapi Pra PON 2019

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Persiapan Tim Voli Putra Bali menghadapi Pra PON 2019 cabang olahraga (cabor) Voli yang rencananya akan berlangsung pada Agustus 2019 mendatang di Jakarta.

Satu diantara Pelatih Voli Putra Bali untuk Pra PON 2019, I Komang Pande Darmawan menuturkan, persiapan menghadapi kejuaraan tersebut, Pengprov Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Bali berencana bersurat ke pengkab/pengkot PBVSI se-Bali untuk pemanggilan atlet.

“Kami akan memanggil atlet, kami akan memanggil atlet sekitar 30 orang, nanti akan dipilih satu per satu dari masing-masing daerah. Kalau tidak salah awal bulan Juli akan melakukan pemanggilan tersebut, dan seleksi akan diadakan satu hari saja, setelah itu baru akan ada latihan intensif nanti,” ujarnya pada Tribun Bali di GOR Purna Krida, Badung, Bali, Senin (17/6/2019).

Baca: Pembatas Basement Parkir Pasar Badung Jebol Ditabrak Mobil Pick Up, PD Pasar Imbau Hati-Hati

Baca: Lowongan Kerja BUMN, Ini Syarat dan Batas Waktu Pendaftaran di Bank BRI

Ia berkata, dari seleksi tersebut akan dipilih 12 pemain voli putra terbaik.

Rencananya latihan akan difokuskan pada teknik dan permainan, mengingat waktu yang dimiliki untuk persiapan tidak begitu banyak.

Darmawan juga mengungkapkan bahwa Tim Voli Putra Bali ditargetkan oleh Pengprov PBVSI Bali dan KONI Bali masuk peringkat empat besar Pra PON 2019.

“Kami ditarget masuk empat besar oleh Pengprov PBVSI Bali dan KONI Bali, kalau tidak empat besar kami tidak akan dikirim ke PON nanti,“ ucapnya.

Baca: Misteri Gelar Profesor Limbad, Setelah Ditelusuri Nama Perguruan Tingginya Tidak Ada

Baca: Badung Raih Juara I Lomba Gebogan dan Banten Prayascita di PKB 2019

Ia juga merasa target tersebut cukup berat dengan waktu persiapan yang sedikit, namun ia tetap optimistis dapat mencapainya.

“Kalau dibilang berat ya memang berat, karena waktu yang menentukan kami, bukan atletnya, karena waktu kami mepet sekali, sebulan itu agak susah. Mudah-mudahan sih kami masuk empat besar, optimis saja,“ katanya.

Saat ditanya mengenai peta kekuatan lawan di Pra PON 2019, ia berkata bahwa semua lawan merupakan lawan berat.

Ia mengaku timnya tidak akan meremehkan siapapun lawan Bali di kejuaraan tersebut.

“Semuanya sih berat, kami gak bisa meremehkan lawan karena masing-masing daerah sekarang itu memang sangat berat sekali, apalagi Jawa itu persaingannya memang berat, daerah-daerah lain pun sekarang sudah semakin kuat, semua tidak bisa diremehkan lah, kalau sudah masuk Pra PON semua pasti ingin masuk PON,“ paparnya.(*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved