Perempuan Lebih Banyak Ajukan Cerai, Penyebab Didominasi Faktor Ekonomi

Angka perceraian di Kota Denpasar masih tergolong tinggi, yang ternyata lebih banyak diajukan oleh pihak perempuan

Perempuan Lebih Banyak Ajukan Cerai, Penyebab Didominasi Faktor Ekonomi
Tribun Bali/Noviana Windri
Suasana Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) PA Denpasar Kelas 1A di Jalan Hos Cokroaminoto, Gang Katalia, Ubung, Denpasar, Bali, Rabu (19/6/2019) siang. Perempuan Lebih Banyak Ajukan Cerai, Penyebab Didominasi Faktor Ekonomi 

Perempuan Lebih Banyak Ajukan Cerai, Penyebab Didominasi Faktor Ekonomi

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Angka perceraian di Kota Denpasar masih tergolong tinggi, yang ternyata lebih banyak diajukan oleh pihak perempuan.

Enam bulan pertama tahun 2019, Pengadilan Agama (PA) Denpasar Kelas 1A mencatat telah mengabulkan sebanyak 256 gugatan perceraian.

Namun, beberapa gugatan yang dikabulkan tersebut merupakan campuran dari tahun 2018.

Baca: 5 Pengaturan Rumah Menurut Feng Shui agar Penghuninya Selalu Banjir Rezeki, Perhatikan Pintu Masuk

Baca: SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Persebaya Vs Madura United di 8 Besar Piala Indonesia

Panitra Muda Hukum PA Denpasar Kelas 1A, Munawar membenarkan gugatan perceraian lebih banyak diajukan oleh pihak perempuan atau cerai gugat.

"Lebih banyak cerai gugat yang diajukan oleh istri. Kebanyakan disebabkan oleh pertengkaran dan adanya pihak ketiga," jelasnya kepada Tribun Bali, Rabu (19/6/2019).

Dari 256 gugatan perceraian yang telah dikabulkan oleh PA Denpasar Kelas 1A, 214 kasus adalah perkara cerai gugat atau cerai yang diajukan oleh pihak istri.

Baca: Dihantui Sosok Wanita dan Kera, Putu Suastika Lakukan Hal Diluar Nalar, Karutan Ungkap Fakta Ini

Baca: Belum Paham Pelaksanaan PPDB SMP? Disdikpora Denpasar Buka Posko PPDB Mulai Esok di Rumah Pintar

Sedangkan 42 kasus adalah cerai talak atau cerai yang diajukan oleh pihak suami.

"Saya tidak bisa memastikan mengapa perempuan mendominasi mengajukan perceraian. Untuk di Kota Denpasar didominasi faktor ekonomi. Namun, sepertinya karena perempuan perlu kepastian kematangan finansial dari seorang laki-laki dalam berumah tangga," tambahnya.

Dalam sehari, PA Denpasar Kelas 1A menerima rata-rata 5 pengajuan perceraian.

Sementara, dalam sebulan menerima 30 hingga 60 pengajuan perceraian.

(*)

Penulis: Noviana Windri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved