Terbukti Terlibat Jaringan Narkotik Lapas Kerobokan, Cecep Divonis 11 Tahun Penjara

Cecep divonis 11 tahun penjara, Rabu (19/6/2019), di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, karena terbukti menguasai narkotik jenis sabu-sabu dan ekstasi

Terbukti Terlibat Jaringan Narkotik Lapas Kerobokan, Cecep Divonis 11 Tahun Penjara
Tribun Bali/Dwi S
Ilustrasi narkoba jenis sabu-sabu. Terbukti Terlibat Jaringan Narkotik Lapas Kerobokan, Cecep Divonis 11 Tahun Penjara 

Terbukti Terlibat Jaringan Narkotik Lapas Kerobokan, Cecep Divonis 11 Tahun Penjara

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Cecep Audi Rahmat (26) hanya bisa duduk termangu di kursi pesakitan, mendengarkan majelis hakim membacakan amar putusan.

Cecep divonis 11 tahun penjara, Rabu (19/6/2019), di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, karena terbukti menguasai narkotik jenis sabu-sabu dan ekstasi.

Saat ditangkap, Cecep menguasai sabu-sabu seberat 53,84 gram netto dan 100 butir ekstasi.

Kedua jenis narkotik itu ia ambil dari jaringan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan.

Terhadap vonis majelis hakim pimpinan Engeliky Handajani Day, pemuda asal Desa Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Taksimalaya, Jawa Barat yang didampingi tim penasihat hukumnya dari Pos Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar menyatakan menerima.

"Kami menerima, Yang Mulia," ucap anggota tim penasihat hukum, Desi Purnani.

Baca: 70 Tahun Kerja Sama Indonesia-Filipina Diharapkan Perkuat Bidang Ekonomi hingga Perlindungan Anak

Baca: Baru Mulai Belajar Dandan? Ini 5 Tips Make Up Natural Pakai Produk Lokal

Di sisi lain, Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Gede Arthana belum bersikap dan masih pikir-pikir atas vonis majelis hakim tersebut.

Vonis itu lebih ringan empat tahun daripada tuntutan yang diajukan jaksa.

Sebelumnya, Jaksa I Gede Arthana menuntut Cecep dengan pidana penjara selama 15 tahun.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved