Ada 97 Akomodasi Wisata yang Bodong, Dispar Badung Masih Lakukan Pendataan

Dari jumlah itu, 97 di antaranya adalah bangunan akomodasi wisata, seperti hotel, vila, losmen, dan rumah kos

Ada 97 Akomodasi Wisata yang Bodong, Dispar Badung Masih Lakukan Pendataan
Tribun Bali / Rino Gale
Ilustrasi - Wisatawan mancanegara padati Pantai Kuta saat wekeend, Sabtu (4/8/2018) 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung, I Gusti Agung Ketut Suryanegara menyebut ada ratusan bangunan bodong hasil pendataan sampai Juni 2019 di Badung.

Dari jumlah itu, 97 di antaranya adalah bangunan akomodasi wisata, seperti hotel, vila, losmen, dan rumah kos. 

"Total ada 224 bangunan yang diberi pembinaan dan peringatan. Semua ini adalah bangunan bodong atau tak punya IMB," jelasnya Rabu (19/6/2019) kemarin.

Namun dari ratusan bangunan itu kata Agung Ketut  Suryanegara, ada 97 bangunan yang disinyalir akan menjadi akomodasi pariwisata seperti  penginapan, rumah kos, losmen, hotel, dan vila.

“Pelanggaran yang kami temukan rata-rata baru mengurus izin. Tapi kami akan pantau terus," ujarnya.

Paling banyak pelanggaran bangunan yang ditemukan yakni di daerah Mengwi, Munggu, Cemagi, Tumbak Bayuh dan Pererenan.

Kemudian juga banyak ditemukan di Kuta Utara, Kuta Selatan, Kuta.

“Penertiban ini akan terus kami lakukan di semua kecamatan yang ada di Badung,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pariwisata Badung, I Made Badra tak menampik banyak akomodasi wisata yang kini dibangun di Badung.

“Saat ini sedang di-input datanya di sistem informasi pariwisata Pemkab Badung yang diproses pada Diskominfo. Nanti setiap akomodasi yang ada akan jelas, sesuai data desa,” katanya.

Halaman
12
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved