Alasan Ini, 23 Unit Koperasi di Buleleng Dicabut Badan Usahanya

Pengajuan pencabutan itu pun sudah dilakukan sejak 2018, dan hingga saat ini pihaknya, imbuh Wiyagra sedang menunggu turunnya SK dari kementerian.

Alasan Ini, 23 Unit Koperasi di Buleleng Dicabut Badan Usahanya
Net
Ilustrasi 

Alasan Ini, 23 Unit Koperasi Dicabut Badan Usahanya

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Buleleng mengajukan pencabutan izin badan usaha terhadap 23 unit koperasi di Buleleng ke Kementerian Koperasi dan UKM RI.

Ini dilakukan lantaran koperasi-koperasi tersebut sudah tidak aktif lagi, serta para pengurusnya tidak ditemukan.

Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi dan UMKM Buleleng, Made Wiyagra Kamis (20/6/2019) mengatakan, 23 koperasi itu dinyatakan sudah tidak aktif sejak tiga tahun belakangan.

Pengajuan pencabutan itu pun sudah dilakukan sejak 2018, dan hingga saat ini pihaknya, imbuh Wiyagra sedang menunggu turunnya SK dari kementerian.

Baca: Penasaran Lihat Perut Buaya Buncit, Saat Dibelah Berisi Potongan Tubuh Manusia

Baca: Jalan Rusak Picu Angka Kecelakaan Lalulintas Meningkat 30 Persen di Klungkung

Baca: Nasib SMP PGRI di Tengah Kepungan Sekolah Negeri di Klungkung, Opsi Terpaksa Tutup

"Sudah tiga tahun tidak melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Papan nama koperasi dan anggota kepengurusannya juga sudah tidak ditemukan," katanya.

Sebelum pencabutan badan usaha diusulkan, pihaknya sebut Wiyagra, juga sudah melakukan pengumuman di sekitar tempat kerja koperasi.

Sejauh ini belum ada keberatan dari pihak anggota maupun pengurus, sehingga pengajuan pun dilanjutkan ke pemerintah pusat. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved