Baru 3 Anak Dapat Pemulihan Psikis, P2TP2A Lacak Rumah Para Korban Pencabulan

Pendampingan korban dugaan pencabulan yang terjadi di sebuah panti asuhan di kawasan Kecamatan Gerokgak belum seluruhnya dapat ditangani

Baru 3 Anak Dapat Pemulihan Psikis, P2TP2A Lacak Rumah Para Korban Pencabulan
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Buleleng, Made Wibawa. Baru 3 Anak Dapat Pemulihan Psikis, P2TP2A Lacak Rumah Para Korban Pencabulan 

Baru 3 Anak Dapat Pemulihan Psikis, P2TP2A Lacak Rumah Para Korban Pencabulan

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Buleleng, Made Wibawa mengungkapkan, pendampingan korban dugaan pencabulan yang terjadi di sebuah panti asuhan di kawasan Kecamatan Gerokgak belum seluruhnya dapat ditangani.

Hal ini terjadi lantaran jumlah korban tidak hanya satu atau dua orang saja, namun disebut-sebut mencapai sembilan orang.

Saat ini pihaknya baru dapat memberikan pemulihan psikis kepada tiga orang korban.

Sementara korban-korban lainnya sebut Wibawa masih dilakukan pendekatan.

"Kebanyakan para korban enggan membuka kisah kelam yang pernah dialami," ujar Made Wibawa, Rabu (19/6/2019).

Baca: Tes Kepribadian: Apa Yang Anda Lihat Pertama Kali Akan Menunjukkan Bagaimana Percintaan Anda

Baca: Perbekel di Gianyar Kunker 4 Hari ke Bekasi, Belajar Manajemen BUMDes di Desa Pasirsari

Di yayasan tersebut jelas Wibawa, terdapat dua pola asuh, yakni pola asuh di dalam panti yang diikuti sebanyak 15 anak, dan pola asuh di luar panti yang diikuti 18 anak.

Korban-korban yang diduga mendapatkan tindakan asusila ada yang berasal dari dalam panti, luar panti, bahkan ada yang sudah keluar dari panti.

Hal ini pula yang lantas membuat pihak P2TP2A kesulitan untuk memberikan pendampingan psikis. 

"Kasus ini juga sudah cukup lama terjadi. Ada beberapa korban yang bahkan sudah keluar dari panti tersebut. Sehingga kami harus mencari tempat tinggal para korban itu untuk diberikan pendampingan psikis," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved