Begini Penjelasan Menkominfo Mengenai Pengawasan Polisi Terhadap Grup WhatsApp

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menegaskan, grup WhatsApp

Begini Penjelasan Menkominfo Mengenai Pengawasan Polisi Terhadap Grup WhatsApp
infokomputer.grid.id
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara 

Begini Penjelasan Menkominfo Mengenai Pengawasan Polisi Terhadap Grup WhatsApp

TRIBUN-BALI.COM,JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menegaskan, grup WhatsApp bukan ranah privat, melainkan ranah publik.

Oleh karena itu, polisi tidak melanggar privasi saat melakukan patroli atau pengawasan terhadap grup Whatsapp yang diduga bermasalah.

"Karena banyaknya (partisipan), itu ranah publik. Tapi hanya yang committed terhadap crime, artinya yang bermasalah dengan hukum (yang akan diawasi)," kata Rudiantara di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini Kamis 20 Juni 2019: Hari Keberuntungan Scorpio, Taurus Hati-hati!

Baca: Mediasi 7 Pekerja yang Dipecat dengan RSU KDH Bros Buntu, Manajemen RS Tantang ke Pengadilan

Menurut Rudiantara, yang dimaksud patroli bukan berarti polisi berkeliling memantau seluruh grup Whatsapp seperti patroli keamanan pada umumnya.

Tetapi grup WhatsApp akan diawasi oleh polisi jika ada laporan dari masyarakat.

"Yang saya baca itu bukan patroli bukan sebagaimana patroli tiba-tiba. Itu harus committed terhadap crime," ujar dia.

Rudiantara mengatakan polisi bisa melakukan patroli grup Whatsapp berdasarkan laporan masyarakat atau delik aduan.

Baca: Pernikahan Mewah Amanda Winarko, Beri Tamu Undangan Suvenir Hermes hingga Produk Skin Care Ternama

Baca: Video Rudapaksa Siswi dan Guru Viral, Terungkap Fakta Budak Seks dan 3 Siswi yang Dijadikan Istri

Polisi, kata Rudiantara, juga bisa menggunakan delik umum, jika grup Whatsapp tersebut berpotensi ke arah kriminal.

"Di dunia maya itu, di UU ITE ada dua, delik aduan dan delik umum," katanya.

Halaman
12
Editor: DionDBPutra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved