Breaking News:

Nasib SMP PGRI di Tengah Kepungan Sekolah Negeri di Klungkung, Opsi Terpaksa Tutup

"Sekarang sekolah SMP negeri sudah semakin banyak di setiap kecamatan, dan juga sudah menggunakan sistem zonasi," u

TRIBUN BALI/EKA MITA SUPUTRA
Babarapa Guru di SMP PGRI Semarapura, Kamis (20/6/2019). Nasib SMP PGRI di Tengah Kepungan Sekolah Negeri di Klungkung, Opsi Terpaksa Tutup 

Saat ini setidaknya ada 11 SMP Negeri di tiga Kecamatan yakni Klungkung, Dawan, Banjarangkan san membuat kemungkinan besar siswa SMP dapat ditampung di sekolah negeri.

Hal ini tentu berimbas pada minimnya siswa yang mendaftar di sekolah swasta.

Cokorda Istri Raka pun berharap, agar pemerintah segera mencari solusi ini.

Sehingga kedepannya sekolah swasta masih bisa hidup dan bersaing dengan sekolah lainnya baik secara kuantitas maupun kualitas

"Agar tetap beroperasional, kami sangat mengandalkan dana BOS. Namun, untuk mendapatkan dana BOS minimal harus ada 20 siswa," ungkap Cokorda Raka.

Jika tidak mendapatkan 20 siswa, pihak sekolah pun akan mengembalikan sisa siswa tersebut ke Disdik karena tidak bisa beroperasional

Kepala Dinas Pendidikan Klungkung I Dewa Gede Darmawan mengaku telah melakukan upaya agar dapat tetap bersaing dengan sekolah negeri, misal menempatkan guru PNS dan memberikan berbagai bantuan.

"Jikapun ada siswa (PGRI) yang dikembalikan, kami siap menampung dan pastikan semua dapat sekolah negeri," ungkap Darmawan. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved