Melarat di Pulau Surga

Nestapa Dadong Puspa Setelah Ditinggal Suami, Hidup di Gubuk & Tidur Hanya Beralas Tikar

Dadong Nyoman Puspa (80) tinggal di sebuah gubuk di Banjar Pugpug, Lingkungan Sangket, Kelurahan Sukasada, Buleleng

Nestapa Dadong Puspa Setelah Ditinggal Suami, Hidup di Gubuk & Tidur Hanya Beralas Tikar
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
MELARAT - Dadong Nyoman Pupsa menuturkan kisah hidupnya di Banjar Pugpug, Lingkungan Sangket, Kelurahan Sukasada, Selasa (18/6/2019). Nestapa Dadong Puspa Setelah Ditinggal Suami, Hidup di Gubuk & Tidur Hanya Beralas Tikar 

Nestapa Dadong Puspa Setelah Ditinggal Suami, Hidup di Gubuk & Tidur Hanya Beralas Tikar

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Dadong Nyoman Puspa (80) tinggal di sebuah gubuk di Banjar Pugpug, Lingkungan Sangket, Kelurahan Sukasada, Buleleng.

Penderitaan ini ia rasakan selama berpuluh-puluh tahun.

Tidur di gubuk tak layak huni yang tanpa kasur.

Selain itu, Dadong Puspa juga menderita penyakit gondok.

Ukurannya dua kepalan tangan orang dewasa.

Penyakit yang dideritanya sejak masih berusia 20 tahun itu semakin menggerogoti tubuhnya bahkan membuat lansia malang tersebut sulit bicara.

Dadong Puspa mengaku sejatinya ia memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang diserahkan oleh Dinas Sosial Buleleng.

Baca: Jangan Malas Mencuci Sprei, Ini Dampaknya Bagi Kesehatan Jika Sprei Kotor

Baca: Jaga Silaturahmi & Kekompakan, Anggota Polres Klungkung Tanding Voli Lawan Kodim Klungkung

Namun ia enggan memeriksakan penyakitnya itu ke dokter dan lebih memilih mengonsumsi obat-obatan tradisional seperti jamu.

Dadong Puspa telah lama bercerai dengan suaminya.

Halaman
12
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved