Bali United

Stadion Dipta Masuk Pertimbangan PSSI untuk Piala Dunia U20, Ratu Tisha Beberkan Alasannya

Ada delapan stadion yang didaftarkan PSSI dan venue eks Asian Games 2018 bakal menjadi yang terdepan untuk menjadi pilihan utama.

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - PSSI berencana untuk mendaftarkan tiga stadion lain di luar eks venue Asian Games 2018 untuk turut serta pada pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Ada delapan stadion yang didaftarkan PSSI dan venue eks Asian Games 2018 bakal menjadi yang terdepan untuk menjadi pilihan utama.

Baca: Penyisihan Grup Elit Pro Academy Liga 1 U16, Bali United U16 Kalah 0-1 Kontra Persebaya U16

Baca: Teco Tampak Lega di Sesi Latihan, Dapat Kabar Gembira dari Dua Pemain Bali United

Baca: Pemain Bola Wanita Lebih Hebat, Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia Klose dan Ronaldo

Baca: Gerombolan Pelaku Pembunuhan Pria Kebal Terancam Hukuman Mati

Arena itu antara lain Stadion Si Jalak Harupat (Kabupaten Bandung), Wibawa Mukti (Kabupaten Bekasi), Patriot Chandrabhaga (Kota Bekasi), hingga Pakansari (Kabupaten Bogor).

Selain venue eks Asian Games 2018, Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta (SUGBK) dan Gelora Bandung Lautan Api (Kota Bandung) juga bakal menjadi pilihan utama PSSI.

Bali, Solo, dan Yogyakarta yang juga punya stadion-stadion berkualitas baik pun masuk pertimbangan PSSI untuk didaftarkan ke FIFA.

Di tiga daerah itu ada Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, serta duo stadion yang tengah dalam masa renovasi yaitu Stadion Manahan (Solo) dan Mandala Krida Yogyakarta.

“Total ada enam sampai delapan (stadion) sudah siap. Lima di antaranya arena yang kemarin untuk Asian Games. Mungkin, dua sampai tiga lainnya kami akan lihat di daerah lain,” kata Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria.

“Minimum kapasitasnya itu 15 ribu. Jadi ketika kapasitasnya 15 ribu ke atas, itu sudah bisa. Kami berpikir antara Bali dan Solo,” ujarnya menambahkan.

Hanya saja, Stadion Mandala Krida jadi yang paling kecil peluangnya untuk didaftarkan karena belum punya single seat.

Padahal stadion tersebut sudah hampir rampung hingga kemungkinannya kecil untuk dirombak lagi demi memasang single seat.

“Yogyakarta kalau punya stadion single seat mungkin akan menjadi salah satu pilihan,” ujar Ratu Tisha. “Tribunnya harus single seat dan yang saya tahu kan Bali akan single seat dalam waktu dekat,” tutur wanita asal Serang, Banten.

“SUGBK, Patriot, Pakansari, GBLA, Jalak Harupat, dan Wibawa Mukti kan yang memang sudah single set, semuanya hasil renovasi Asian Games,” ucapnya. (*)

Penulis: Kambali
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved