Alasan ini, 2.529 Siswa di Badung Terancam Tak Dapat Kursi di SMP Negeri

dalam PPDB tahun ajaran 2019/2020 ini dipastikan sebanyak 2.529 orang siswa tidak tertampung di sekolah negeri.

Alasan ini, 2.529 Siswa di Badung Terancam Tak Dapat Kursi di SMP Negeri
Tribun Bali/I Putu Supartika
Suasana antrean verifikasi di Rumah Pintar untuk verifikasi PPDB SMP Negeri 2019, Senin (17/6/2019). 

Alasan ini, 2.529 Siswa di Badung Terancam Tak Dapat SMP Negeri

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kabupaten Badung untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) diklaim tidak bermasalah.

Bahkan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olah Raga (Disdikpora) Badung pun tidak melakukan revisi aturan PPDB yang sudah dijalankan meski Pemerintah Pusat telah merevisi Permendikbud nomor 51 tahun 2018 tentang PPDB kususnya mengenai kuota jalur prestasi.

Namun, dalam PPDB tahun ajaran 2019/2020 ini dipastikan sebanyak 2.529 orang siswa tidak tertampung di sekolah negeri.

Kabid Pendidikan Disdikpora Badung I Gusti Lanang Bagus Ardhana mengakui akan ada ribuan siswa yang tak tertampung di sekolah Negeri.

Baca: SMPN 6 Abang Rekrut Peserta Didik Baru Meski Belum Punya Gedung, Siswa Menumpang di SDN 1 Tista

Baca: Satpol PP Gianyar Sindir Pemkab Karangasem, Minta Urus Warga yang Jadi Gelandangan dan Pengemis

Bahkan pihaknya juga tak menampik untuk PPDB SD mau pun SMP Negeri di Kabupaten Badung tidak ada aturan direvisi.

“Tidak ada direvisi lagi. Karena kami di Badung kini menggunakan sisten online. Apa lagi ini sudah berjalan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (20/6/2019).

Baca: VIDEO Jilatan Api Membakar Pabrik Mancis yang Panggang Hidup-hidup Puluhan Karyawannya

Baca: BREAKING NEWS! Pabrik Mancis di Binjai Terbakar, Puluhan Karyawan Terpanggang Hidup-hidup

Baca: VIDEO Kesaksian 4 Wanita yang Selamat dari Kebakaran Hebat, Sebut Korban Tewas Ada Anak-anak

Baca: 10 Jasad Karyawan yang Terbakar Menumpuk di Satu Ruangan, Sisanya Berserakan di Dapur

Menurutnya pada tahun ajaran 2019/2020 Badung membuka SMP Negeri baru, sehingga sekolah negeri yang siap menerima peserta didik baru berjumlah 28 SMP Negeri dan sekolah Swasta sebanyak 48 sekolah.

Hanya saja menurutnya 28 SMP Negeri itu hanya menampung sebanyak 7.594 siswa, sedangkan jumlah SD yang lulus sebanyak 10.113 orang siswa.

“Jika seperti itu, artinya lulusan SD lebih banyak. Sehingga ada sebanyak 2.529 orang siswa yang tidak akan mendapat sekolah Negeri,” paparnya. (*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved