Disdik & Dewan Kumpulkan Kepsek, Sosialisasi PPDB Sistem Zonasi Agar Diteruskan ke Orangtua Siswa

Dinas Pendidikan Tabanan dengan Komisi IV DPRD Tabanan mengumpulkan seluruh kepala sekolah dasar untuk mendapatkan sosialisasi sistem zonasi

Disdik & Dewan Kumpulkan Kepsek, Sosialisasi PPDB Sistem Zonasi Agar Diteruskan ke Orangtua Siswa
Tribun Bali/I Made Prasetya Aryawan
SOSIALISASI - Dinas Pendidikan dan dewan sosialisasi tentang zonasi kepada seluruh kepala sekolah di SDN 1 Dajan Peken, Tabanan, Kamis (20/6/2019). Disdik & Dewan Kumpulkan Kepsek, Sosialisasi PPDB Sistem Zonasi Agar Diteruskan ke Orangtua Siswa 

Disdik & Dewan Kumpulkan Kepsek, Sosialisasi PPDB Sistem Zonasi Agar Diteruskan ke Orangtua Siswa

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Dinas Pendidikan Tabanan dengan Komisi IV DPRD Tabanan mengumpulkan seluruh kepala sekolah dasar di seluruh Kecamatan Tabanan, Kamis (20/6/2019).

Mereka dikumpulkan di SDN 1 Dajan Peken untuk mendapatkan sosialisasi sistem zonasi.

Dalam pertemuan tersebut, sistem zonasi yang akan diterapkan pada PPDB tahun 2019 ini dijelaskan untuk selanjutnya pihak sekolah bisa meneruskan informasi dan memberikan pemahaman tersebut ke orangtua siswa seluruhnya.

"Setelah mendapat informasi, pihak sekolah wajib mengumpulkan seluruh orangtua siswa khususnya kelas VI untuk diberikan pemahaman terkait sistem zonasi ini," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Tabanan, I Wayan Miarsana, Kamis (20/6/2019).

Dalam hal ini kepala sekolah dan guru di sekolah masing-masing sebelumnya harus sudah paham.

Baca: Pengedar Sabu Diringkus, Polisi Incar Alit Dua Bulan, Temukan 66 Paket Sabu Saat Penggeledahan

Baca: REI Bali Expo 2019 Targetkan Rp 200 Miliar, Sasar Segmentasi Pasar Generasi Milenial

Sehingga ketika menyampaikan ke orangtua siswa, informasi tersebut benar-benar jelas dan tidak ada kekeliruan lagi.

Ia mengingatkan agar semua pihak kembali menanamkan tidak ada lagi yang namanya sekolah favorit, melainkan semua sekolah itu diberlakukan sama.

Hanya saja, saat ini tergantung dengan kemampuan siswa itu sendiri.

"Karena sistem zonasi yang dilaksanakan pemerintah pusat bertujuan untuk pemerataan pendidikan. Sehingga orang yang tidak mampu, menengah, dan mampu bisa bersekolah dan mendapatkan pendidikan yang sama dengan mendekatkan mereka dengan sekolah," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved