Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bali United

Man to Man Marking! Coach Teco Siapkan Taktik Hadapi Striker Lawan

penjagaan pemain satu lawan satu (man to man marking) di zona bertahan, membuat Bali United bisa menjaga gawangnya tak kebobolan lebih dari satu gol

Tayang:
Penulis: Marianus Seran | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Rizal Fanany
DISKUSI - Coach Stefano Cugurra Teco berdiskusi dengan pelatih Bali United lainnya di Gelora Samudra, Kuta, belum lama ini. Man to Man Marking! Coach Teco Siapkan Taktik Hadapi Striker Lawan 

Man to Man Marking! Coach Teco Siapkan Taktik Hadapi Striker Lawan

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Terbukti tiga laga awal Liga I Indonesia 2019 Bali United bisa tampil bagus karena organisasi tim yang mulai terlihat berjalan baik.

Selain itu, penjagaan pemain satu lawan satu (man to man marking) di zona bertahan, membuat Bali United bisa menjaga gawangnya tak kebobolan lebih dari satu gol.

Menghadapi PSIS Semarang, di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Sabtu (22/6/2019), skuat Bali United akan kembali diuji tim yang memiliki penyerang pelari cepat.

Di tim berjuluk Mahesa Jenar ini, diperkuat pemain depan cepat seperti Shohei Matsunaga, Silvio Escobar, Hari Nur Yulianto, dan Septian David Maulana.

Coach Stefano Cugurra Teco sudah siap menghadapi para penyerang agresif ini.

"Semua tim punya taktik beda. Beberapa tim yang kita lawan punya pemain depan bagus dan agresif. PSIS Semarang juga punya pemain bagus dan sama," tegas Coach Teco, di  Gelora Samudra Kuta, Badung, kemarin.

Eks pelatih Persija Jakarta ini mengatakan, pertama, tim pelatih respect kepada lawan.

Kedua, tim ini sudah punya waktu persiapan yang bagus sejak usai lebaran.

Baca: Satpol PP Gianyar Sidak Penginapan Tak Berizin & Penjual Kaus Olahraga di By Pass Buruan

Baca: Tender Pasar Petang Rp 1,8 Miliar, Proyek Hanya Mengerjakan Bagian Belakang Pasar

"Yang penting nanti di laga harus kerja keras. Pasti kita sudah lihat laga PSIS Semarang di beberapa laga, saya sudah tahu kualitas mereka," jelas Coach Teco.

Untuk itu, guna antisipasi semua pergerakan pemain cepat dan semua pemain lawan, Teco memberikan latihan khusus untuk sejumlah pemain belakang yang menjaga zona bertahan.

"Kita sudah melatih pemain mulai dari lini belakang untuk organisasi bagus saat hilang bola, bisa marking yang bagus, supaya tidak kebobolan di home," ujar Teco.

Menurut dia, saat pemain Bali United hilang bola, yang harus dilakukan pertama kali yakni konsentrasi untuk bertahan.

"Laga besok, tim tidak boleh hanya berpikir menyerang saja, tapi juga harus berpikir bertahan," jelas eks pelatih Persija Jakarta ini. 

Bachdim Gabung Latihan

Irfan Bachdim telah kembali dari liburan pasca-membela Timnas Indonesia Senior.

Ia sudah mengikuti latihan di Gelora Samudra Kuta, dan menyatakan siap tempur menghadapi PSIS Semarang.

Baca: Disdik & Dewan Kumpulkan Kepsek, Sosialisasi PPDB Sistem Zonasi Agar Diteruskan ke Orangtua Siswa

Baca: Satu-satunya SMP Swasta Terancam Tutup, SMP PGRI Semarapura Sulit Dapat Siswa Sejak Zonasi

"Saya siap lawan PSIS. Saya latihan sendiri saat di hotel (liburan) dan saya senang bisa balik bergabung dengan semua rekan tim. Saya mau main di Liga lagi," tegas Irfan Bachdim di Gelora Samudra Kuta.

Menurut dia, kondisi fisik tidak ada masalah setelah kembali dari Timnas Indonesia Senior.

Usai membela Timnas, Bachdim memanfaatkan waktu libur bersama keluarga di Hongkong.

Meski off latihan bersama tim, ia tetap berlatih sendiri untuk menjaga fisik.

Usai membela Timnas Indonesia Senior dan mendapat sebagai starting dan tak tergantikan saat menghadapi Vanuatu di Gelora Bung Karno Jakarta, Bachdim mengaku senang, sekaligus belajar dari pelatih baru Simon MCmenemy.

"Pelatih punya visi baru. Dia kasih tahu harus bermain seperti apa. Dan saya sangat senang. Selalu bangga bisa gabung dengan Timnas. Harapan semoga bisa dipanggil lagi, bisa ikut bergabung dan bisa membantu skuat Timnas Indonesia senior," jelas pemain berdarah Belanda Malang ini.

Ditanya tentang PSIS Semarang, Bachdim mengaku Bali United kesulitan menghadapi tim ini saat bermain away ke Semarang musim lalu.

"Pasti mereka bahaya, tahun kemarin, kami sangat sulit bermain di sana. Untuk itu harus kerja keras dan lebih siap di sini," ujarnya. (Tribun Bali/Marianus Seran)

--------------

Langganan Artikel Lifestyle, Kesehatan, dan Berita Pilihan 
tribun-bali.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/WhatsAppTribunBali

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved