RSUP Sanglah Kini Dilengkapi Alat Pendeteksi Kanker Payudara Canggih Ini, Begini Kelebihannya

Saat ini di RSUP Sanglah hadirkan alat Shopisticated yang bernama Painless Mamography untuk mendeteksi pasien kanker.

RSUP Sanglah Kini Dilengkapi Alat Pendeteksi Kanker Payudara Canggih Ini, Begini Kelebihannya
dok/ist RSUP Sanglah
Painless Mamography alat untuk mendeteksi pasien kanker payudara yang dimiliki RSUP Sanglah. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Saat ini di RSUP Sanglah dilengkapi alat Shopisticated yang bernama Painless Mamography untuk mendeteksi pasien kanker.

Kelebihan alat ini tidak menimbulkan sakit dan baru ada di tiga tempat di indonesia yaitu, Jakarta, Surabaya dan Bali.

Kepala instalasi Radiologi, dr Dwija Putra Ayusta menjelaskan, alat ini digunakan untuk usia 35 sampai 40 tahun. Dikarenakan, dengan kisaran umur segitu, kepadatan payudaranya tidak terlalu keras.

"Kelemahan homografi ini biasanya kalau masih keras sulit untuk mengevaluasi. Kalau makin kuat, kekerasan berkurang dan evaluasinya lebih mudah. Homografi juga bisa untuk mendeteksi yang masih sehat dan juga mendeteksi diagnostik yang greding sakitnya sampai seberapa jauh," ujarnya saat ditemui di RSUP Sanglah, Jumat (21/6/2019)

Alat ini memakai dosis x-ray yang rendah.

Menurut vendornya, kisaran 20-30 persen lebih rendah dari pada homografi yang biasa.

Kelebihanya, bisa mendapatkan tomosistesis dengan bisa mendapatkan tomografi ratusan gambar.

"Kita bisa cari dimana lokasi kelainannya dan kedalamannya. Gambar 3 dimensi, dengan ketelitiannya sekitar 80 persen," ujarnya.

Namun alat yang baru beroperasi selama setahun ini, masih belum mendapatkan pasien yang banyak untuk mengecek kondisi mereka.

Hal ini disebabkan karena pengecekan skining ini masih belum ditanggung oleh pihak BPJS.

"Ini kita dapat pada Desember akhir tahun 2017 dan operasional mulai April 2018. Untuk pasiennya masih kurang banyak. Sebulan ada 10 pasien. Dikarenakan skining tidak ditanggung BPJS. Ini yang masih kita upayakan agar BPJS ada program pencegahan ini. Biaya per skiningnya Rp 700 ribu. Prosesnya sangat cepat kisaran 10-15 menit per pasien," tutupnya. (*) 

Penulis: Rino Gale
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved