Denpasar Kekurangan 1.400 Tenaga Guru SD/SMP

Memasuki tahun ajaran 2019, Kota Denpasar kekurangan tenaga guru berstatus Aparatur Negeri Sipil (ASN)

Denpasar Kekurangan 1.400 Tenaga Guru SD/SMP
Tribun Bali/Saiful Rohim
(Ilustrasi guru. Foto tidak terkait berita) Guru terlihat membagi soal ujian pemantapan ke muridnya. Denpasar Kekurangan 1.400 Tenaga Guru SD/SMP 

Denpasar Kekurangan 1.400 Tenaga Guru SD/SMP

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Memasuki tahun ajaran 2019, Kota Denpasar kekurangan tenaga guru berstatus Aparatur Negeri Sipil (ASN).

Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kota Denpasar, Wayan Gunawan mengatakan saat ini pihaknya kekurangan 1.400 guru tingkat SD dan SMP.

Jumlah ini terbilang jauh dari jumlah ideal guru di Denpasar yakni 3.500-3.600 guru.

Kekurangan jumlah guru yang mencapai ribuan ini, kata dia, mengingat akumulasi dari tenaga guru yang telah pensiun beberapa tahun belakangan.

''Kalau untuk jumlah saat ini, jumlah guru yang tersisa saat ini sebanyak 2.100 guru,'' terangnya dikonfirmasi Tribun Bali, Jumat (21/6/2019).

Kendati demikian, hal ini tidak sampai mengganggu proses belajar mengajar yang ada, mengingat pihaknya menyiasatinya dengan menyewa jasa guru honorer.

Hampir tiap tahun, kata dia selalu ada guru ASN yang pensiun. Dari sekian jumlah guru pensiun, pihaknya langsung melakukan perekrutan guru kontrak untuk mengisi kekosongan.

Baca: SMAN 3 Denpasar Ciptakan Genteng dari Karang & Biji Jagung, Tahan Panas hingga 400 Derajat Celcius

Baca: Pesta Berakhir Pilu, Pengantin Wanita Meninggal Saat Resepsi, Keranda Digotong Lewati Pelaminan

''Jumlah guru honorer yang kita punya saat ini ada sekitar 1.400 guru,'' akunya.

Sembari menyewa jasa guru honorer, pihaknya juga selalu mengajukan formasi CPNS guru setiap kali diminta.

Halaman
12
Penulis: eurazmy
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved