Disdukcapil Gianyar Sudah Siapkan Aplikasi, Pelayanan Berbasis Online Terkendala SDM & Komputer

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gianyar menargetkan akhir tahun 2019 ini, pelayanannya sudah berbasis internet

Disdukcapil Gianyar Sudah Siapkan Aplikasi, Pelayanan Berbasis Online Terkendala SDM & Komputer
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Seorang warga melengkapi data di depan kipas AC Kantor Disdukcapil Gianyar, Kamis (5/7/2018). Disdukcapil Gianyar Sudah Siapkan Aplikasi, Pelayanan Berbasis Online Terkendala SDM & Komputer 

Disdukcapil Gianyar Sudah Siapkan Aplikasi, Pelayanan Berbasis Online Terkendala SDM & Komputer

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gianyar menargetkan akhir tahun 2019 ini, pelayanannya sudah berbasis internet.

Masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor Disdukcapil ketika ingin mencari tahu sudah sampai tahap mana proses administrasi yang diurusnya.

Informasi tersebut bisa langsung diakses melalui smartphone. Sistem tersebut juga akan memudahkan Disdukcapil dalam menangani pengaduan masyarakat.

Kepala Disdukcapil Gianyar, Putu Gede Bayangkara, Jumat (21/6/2019) mengungkapkan, secara umum rata-rata masyarakat datang ke Disdukcapil Gianyar sebanyak 300 orang per hari.

Masyarakat yang datang, tidak hanya melakukan perekaman atau pengambilan e-KTP yang sudah tercetak.

Namun sebagian besar masyarakat melakukan konsultasi, pengaduan maupun mencari tahu sudah sampai tahap mana proses administrasi kependudukan yang mereka lakukan.

Baca: Tahun 2019 Ini Dinas PUPR Buleleng Lanjutkan Pemasangan LPJU LED

Baca: SEDANG BERLANGSUNG Live streaming Liga 1 2019, Bali United vs PSIS Semarang

Bhayangkara menilai sejumlah proses yang hanya berkaitan dengan informasi, seharusnya bisa dilakukan memakai teknologi.

Karena hal tersebutlah, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan sejumlah piranti untuk menunjang kemudahan pelayanan publik tersebut.

“Ide ini lahir saat adanya mahasiswa magang dari Fakultas Teknik Unud, kita saat itu menanyakan apakah bisa memaksimalkan fungsi pengaduan masyarakat agar cepat kita tanggapi. Mereka menawarkan aplikasi yang bisa memantau perjalanan dokumen atau pengurusan administrasi. Jadi, ketika masyarakat ingin tahu sejauh mana dokumennya telah diproses, mereka bisa menanyakan lewat medsos, baik itu facebook, instagram dan sebagainya, dan kita juga bisa langsung menjawab. Program ini kami sebut tracking dokumen,” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved