Dua Hotel di Buleleng Tunggak Pajak Rp 1,7 Miliar, BKD Beri Waktu Tujuh Hari Selesaikan Kewajiban

BKD Kabupaten Buleleng memberikan SP2 terhadap dua hotel penunggak pajak di kawasan Lovina. Hotel tersebut yakni Hotel Sunari dan Hotel Melka

Dua Hotel di Buleleng Tunggak Pajak Rp 1,7 Miliar, BKD Beri Waktu Tujuh Hari Selesaikan Kewajiban
Istimewa/Pol PP
BKD Buleleng bersama Pol PP memberi SP2 terhadap Hotel Melka dan Hotel Sunari, Jumat (21/6/2019). SP2 ditandai dengan pemasangan stiker. Dua hotel ini menunggak pajak sejak tahun 2012. 

Sekretaris BKD Buleleng, Ni Made Susi Adnyani mengatakan, selama ini pihak BKD tetap melakukan penagihan secara humanis namun pembayaran yang dilakukan oleh wajib pajak yang dalam hal ini Hotel Sunari dan Melka Lovina tidak maksimal.

Melalui surat peringatan kedua yang dilayangkan BKD Buleleng dengan melabeli hotel-hotel tersebut dapat memberikan efek jera bagi wajib pajak.

Pembayaran pajak dari para wajib pajak penting adanya untuk dapat dimanfaatkan sebagai pendapatan daerah serta membantu pembangunan daerah.

Pegawai Hotel Sunari, Komang Sri Seniantari dalam pertemuan dengan pihak BKD Buleleng mengatakan hotel tersebut sudah resmi tidak beroperasi sejak Januari 2019.

Namun ia tidak mengetahui persis alasan penghetian operasional hotel tersebut.

Pun Seniantari mengaku pegawai yang bekerja saat ini selain dirinya sebagai mantan administrasi, juga ada seorang tukang kebun, dan penjaga malam. 

"Pagi tadi (kemarin) saya dihubungi oleh akuntan publik yang ditujuk manajemen hotel. Saya diminta kalau ada yang perlu ditandatangani, tandatangani saja. Surat pernyataan dari tim BKD itu ya saya tandatangani saja," jelasnya.

Berdalih Sepi Pengunjung
Setelah menempelkan stiker di Hotel Sunari, BKD langsung menuju ke Hotel Melka. Di sana petugas diterima oleh Akunting Manager, Tantri.

Hotel Melka yang mempunyai tunggakan pajak sekitar Rp 500 juta itu sempat menolak saat tim hendak menempelkan stiker sebagai SP2 karena dianggap akan berdampak pada pendapatan hotel.

Tantri pun mengklain saat ini pihaknya belum dapat melunasi tunggakan pajak karena situasi hotel yang dalam keadaan sepi pengunjung.

Halaman
123
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved