Kantor BPR Legian Bali Lengang Sehari Pasca Izin Usahanya Dicabut

Izin usaha BPR Legian di Jalan Gajah Mada, Denpasar telah dicabut oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak Jumat (21/6/2019) kemarin

Tribun Bali/Noviana Windri
Suasana di BPR Legian Denpasar tampak lengang, Sabtu (22/6/2019). Kantor BPR Legian Bali Lengang Sehari Pasca Izin Usahanya Dicabut 

Kantor BPR Legian Bali Lengang Sehari Pasca Izin Usahanya Dicabut

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Izin usaha BPR Legian di Jalan Gajah Mada, Denpasar telah dicabut oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak Jumat (21/6/2019) kemarin.

Berdasarkan pantauan Tribun Bali, Kantor BPR Legian di Denpasar tidak tampak didatangi oleh nasabah.

Hanya terdapat para petugas Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan petugas kepolisian, Sabtu (22/6/2019).

Selain itu, beberapa kali terdengar suara telepon masuk.

Kepala Divisi Administrasi dan Informasi Pembayaran Klaim LPS, Aris Suseno menuturkan hanya ada beberapa nasabah yang mendatangi Kantor BPR Legian di Denpasar.

Baca: Gelar Meet and Greet Pemain Si Doel The Movie, Telkomsel Kenalkan Layanan *500*60#

Baca: Hari Ini Harga Cabai Rawit di Pasar Badung Capai Rp 25 Ribu/Kilogram, Bawang Putih Turun

"Pagi hanya ada beberapa nasabah yang ke sini. Kalau nasabah yang melaporkan jumlah tabungan atau deposito belum ada. Kami tetap beritahu kepada nasabah untuk tetap tenang," ucapnya.

"Sejauh ini belum ada nasabah yang sampai gaduh di sini," tambahnya.

Suasana di BPR Legian Denpasar tampak lengang, Sabtu (22/6/2019).
Suasana di BPR Legian Denpasar tampak lengang, Sabtu (22/6/2019). (Tribun Bali/Noviana Windri)

Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan bahwa kegiatan BPR Legian Denpasar sepenuhnya telah diberhentikan.

Namun, beberapa pegawai BPR Legian Denpasar diminta untuk tetap bekerja membantu LPS melayani nasabah.

Baca: Penting Bagi Anda Membicarakan Keuangan bersama Pasangan, 4 Hal Ini Bisa Anda Lakukan

Baca: Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Ini Penyebab Penumpang Amsor Menyerang Sopir

Untuk nasabah yang melaporakan jumlah tabungan atau simpanan di BPR Legian Denpasar, akan terlebih dahulu diuji dengan ketentuan harus memenuhi syarat 3T.

Yakni Tercatat dalam pembukuan bank, tingkat bunga simpanan tidak lebih dari tingkat bungan pinjaman, dan tidak melakukan hal yang dapat merugikan bak tersebut.

"Untuk nasabah deposan sendiri jumlahnya ada sekitar 6 ribu orang. Itu nasabah di Bali saja. Nasabah yang malaporkan simpanan mereka itu kami harus uji terlebih dahulu. Untuk nasabah yang masih memiliki pinjaman, tetap harus membayar," pungkasnya.(*)

Penulis: Noviana Windri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved