Made Karunia Menangis Pikirkan Nasib Depositonya Setelah Izin Usaha BPR Legian Dicabut

Wanita asal Singaraja ini pun menanyakan kepada Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) atas nasib depositonya sejak 2014 lalu.

Made Karunia Menangis Pikirkan Nasib Depositonya Setelah Izin Usaha BPR Legian Dicabut
Tribun Bali/Rizal Fanany
Kantor BPR Legian di Jalan Gajah Mada, Denpasar. Pencabutan izin usaha PT BPR Legian terhitung sejak tangga 21 Juni 2019, dilakukan setelah pemegang saham dan pengurus BPR tidak dapat melakukan penyehatan dalam jangka waktu 2 bulan mulai tangga 28 Maret 2019 hingga 28 Mei 2019. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Ni Made Karuniawati tak kuasa menahan tangis saat mendatangi kantor pusat BPR Legian di Jalan Gajah Mada, Denpasar, Bali, Jumat (21/6/2019).

Ia tak pernah menyangka BPR Legian akan bangkrut dan ditutup oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhitung mulai 21 Juni 2019.

Karuniawati sangat khawatir uangnya dalam bentuk deposito hilang setelah BPR Legian ditutup.

Wanita asal Singaraja ini pun menanyakan kepada Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) atas nasib depositonya sejak 2014 lalu.

“Saya punya deposito Rp 30 juta di sini. Deposito ini terdiri dari dua bilyet, masing-masing Rp 15 juta dengan bunga setiap bulan Rp 100 ribu,” sebutnya dengan wajah sembab kepada Tribun Bali.

Kesedihan mendalam terpancar dari matanya yang berkaca-kaca, karena uang tersebut ia kumpulkan dengan susah payah menjadi karyawan di sebuah villa selama bertahun-tahun.

“Awalnya diajak teman, dibilang BPR Legian ini bagus pada zaman dahulu, saya akhirnya menaruh uang di sini. Apalagi kan akses BPR Legian ini kebanyakan nasabahnya adalah pedagang di Pasar Badung dan Kumbasari. Jadi kemungkinan untuk tutup saya rasa tidak ada. Ternyata sekarang malah tutup,” jelasnya.

Karuniawati mengaku mengambil bunga dari depositonya setahun sekali agar jumlahnya lebih banyak.

Ia pun berharap setelah hasil verifikasi LPS terhadap BPR Legian, dananya bisa kembali.

“Soalnya saya mengumpulkannya setengah mati. Dana itu rencananya akan digunakan untuk membangun rumah,” imbuhnya.

Halaman
1234
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved