Tahun 2019 Ini Dinas PUPR Buleleng Lanjutkan Pemasangan LPJU LED

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Buleleng tahun 2019 ini melanjutkan pemasangan lampu penerang jalan umum

Tahun 2019 Ini Dinas PUPR Buleleng Lanjutkan Pemasangan LPJU LED
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Kepala Dinas PUPR Buleleng, Suparta Wijaya. Tahun 2019 Ini Dinas PUPR Buleleng Lanjutkan Pemasangan LPJU LED 

Tahun 2019 Ini Dinas PUPR Buleleng Lanjutkan Pemasangan LPJU LED

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Buleleng tahun 2019 ini melanjutkan pemasangan lampu penerang jalan umu (LPJU) jenis LED, yang pengadaannya sudah dilakukan sejak 2018 lalu.

Tahun 2019 ini, Dinas PUPR memasang LPJU jenis LED itu di sekitar 2000an titik.

Kepala Dinas PUPR Buleleng, Suparta Wijaya, Jumat (21/6/2019) mengatakan, lampu LPJU yang dipasang tahun 2019 ini merupakan sisa lampu yang pengadaannya dilakukan pada 2018 lalu, dengan anggaran kurang lebih Rp 4 miliar.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG Live streaming Liga 1 2019, Bali United vs PSIS Semarang

Baca: Klungkung Usulkan 169 CPNS dan 69 PPPK, Prioritaskan Formasi Guru dan Tenaga Kesehatan

Pemasangan LED ini tidak hanya dilakukan di titik baru, melainkan juga dipasang untuk mengganti LPJU yang masih menggunakan lampu lama.

Pun tidak hanya dipasang pada jalan yang berstatus kabupaten, melainkan juga di jalan yang berstatus provinsi dan nasional, sehingga lebih hemat energi.

Imbuh Suparta, saat ini pihaknya juga harus memikirkan beban pemerintah dalam membayar biaya tagihan rekening listik, yang setiap bulannya mencapai Rp 1,4 miliar.

Baca: Hasil Otopsi Jenazah Artis Cantik Korea Ini Dirilis, Terkuak Han Ji Seong Tewas Ditabrak 2 Mobil

Baca: Dua Hotel Tunggak Pajak Rp 1,7 Miliar, BKD Buleleng Beri Waktu Tujuh Hari Selesaikan Kewajiban

Dimana Rp 1,1 miliar untuk pembayaran titik-titik lampu tanpa meteran yang dipasang secara liar oleh masyarakat. 

Untuk itu pemerintah akan gencar memasang meterisasi di sekitar LPJU, agar penggunaan rekening listrik bisa terukur.

Pemasangan meteran itu akan dilakukan pada 2020 mendatang secara bertahap, dengan anggaran sekitar Rp 2 miliar. 

Dimana satu meteran itu nantinya untuk 30 titik lampu LPJU.

"PLN punya rumus sendiri menghitung lampu liar itu. Maka dari itu kami akan gencar pasang meteran ini, yang termeterisasi baru setengah dari total LPJU yang ada," tuturnya. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved