Warga Nusa Penida Tertarik Lagi Budidaya Rumput Laut, Suwarbawa: Perairan Kami Masih Bagus

Hasil budidaya rumput laut oleh Dinas Kelautan dan Ketahanan Pangan Klungkung membuat beberapa warga kembali tertarik untuk berbudidaya rumput laut

Warga Nusa Penida Tertarik Lagi Budidaya Rumput Laut, Suwarbawa: Perairan Kami Masih Bagus
Istimewa
Warga sedang menjemur rumput laut di pesisir Desa Suwana, Nusa Penida, Jumat (21/6/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Upaya budi daya rumput laut di Desa Lembongan, Nusa Penida mulai dikembangkan kembali tahun ini.

Hasil budidaya rumput laut oleh Dinas Kelautan dan Ketahanan Pangan Pemkab Klungkung membuat beberapa warga kembali tertarik untuk berbudidaya rumput laut.

"Tahun 2017, budidaya benar-benar down karena hasilnya anjlok akibat hama. Petani rumput laut di Nusa Lembongan ketika itu hampir semuanya meninggalkan pekerjaannya dan beralih ke sektor pariwisata dan menjadi tukang. Lalu dilakukan demontration plot (Demplot), dan hasilnya perairan kami masih bagus untuk budi daya rumput laut," ujar sorang petani rumput laut, I Wayan Suwarbawa, Jumat (21/6/2019).

Dengan hasil demplot itu, Suwarbawa dan delapan warga lainnya di Lembongan mulai bertekad kembali memulai budidaya rumput laut.

Suwarbawa memulai  melakukan budidaya rumput laut dengan luas sekitar 10 are.

Setelah masa tanam sekitar 45 hari, upayanya membuahkan hasil. Hasil panen rumput laut yang ia budidayakan sangat bagus dan menjanjikan.

Perkilo rumput laut kering dengan kadar air 36 persen, ia jual Rp 20 ribu dan diambil langsung oleh pengepul.

Ia berharap, upayanya ini dapat memacu semangat generasi muda di Lembongan untuk kembali mengembangkan budi daya rumput laut

Selain untuk melestarikan pertanian rumput laut, penghasilan sebagai petani rumput laut juga cukup menjanjikan.

"Saya harap generasi muda dapat kembali ikut menggeluti budi daya rumput laut, disamping bekerja di sektor pariwisata. Ini demi keberlanjutan kedepannya, karena tidak selamanya kami harus menggantungkan hidup pada industri pariwisata," jelasnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Ketahanan Pangan Klungkung I Wayan Durma menjelaskan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi terkait hasil demplot rumput laut di tiga desa, yakni Ped, Suwana, dan Lembongan.

Nantinya ketiga wilayah itu akan menjadi proyek percontohan budi daya rumput laut di Nusa Penida.

"Dari dinas sudah adakan rapat untuk satukan persepsi. Data dari perbekel di Lembongan saja, ada 200 lebih warga yang berniat kembali budi daya rumput laut," ujar Durma. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved