5 Perusahaan Pembuat Superkomputer China Masuk Daftar Hitam Amerika Serikat

Departemen perdagangan AS kembali merinci batasan baru pada perusahaan AS yang melakukan bisnis dengan 5 perusahaan pembuat superkomputer China

5 Perusahaan Pembuat Superkomputer China Masuk Daftar Hitam Amerika Serikat
Jack Dongarra/Top500 via
Superkomputer Sunway TaihuLight milik China yang terpasang di National Supercomputing Center, Kota Wuxi. 5 Perusahaan Pembuat Superkomputer China Masuk Daftar Hitam Amerika Serikat 

5 Perusahaan Pembuat Superkomputer China Masuk Daftar Hitam Amerika Serikat

TRIBUN-BALI.COM - 5 Perusahaan Pembuat Superkomputer China Masuk Daftar Hitam Amerika Serikat

Setelah membatasi ruang bisnis Huawei, Departemen Perdagangan AS kembali merinci batasan baru pada perusahaan AS yang melakukan bisnis dengan 5 perusahaan pembuat superkomputer China.

Pembatasan ini akan mulai berlaku hari Senin (24/6/2019).

Dikutip dari CNN, Minggu (23/6/2019), Departemen Perdagangan AS mengatakan pihaknya memasukkan Wuxi Jiangnan Institute of Computing Technology and Sugon, dan tiga entitas yang terikat dengan Sugon di daftar hitam.

Sama seperti Huawei, alasannya masih soal mengancam keamanan nasional.

Departemen Perdagangan AS mengatakan, 5 perusahaan China ini menggunakan superkomputer dan komponen buatannya untuk keperluan militer dan nuklir.

Nantinya, Perusahaan AS tidak akan dapat mengekspor komponen ke lima perusahaan yang terdaftar tanpa lisensi.

Baca: Wisatawan Harus Rela Antre Demi Dapat Foto Instagramable di Pantai Kelingking Nusa Penida Bali

Baca: Nikahi Janda Kaya Raya, Terungkap Chattingan Fadel Islami dengan Putri Sulung Muzdalifah

Sugon merupakan penyedia utama pusat data dan superkomputer di China, dan salah satu produsen sistem komputer terkemuka di dunia.

Di situs webnya, Sugon mengatakan telah memberikan dukungan teknis untuk kemajuan penelitian ilmiah fundamental Tiongkok, peralatan ilmiah yang signifikan, dan pengembangan industri.

Halaman
123
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved