Orangtua Kaget Lihat Isi SMS sang Anak, Siswi SD di Buleleng Diduga Jadi Korban Pencabulan

Kasus dugaan pencabulan yang terjadi di sebuah panti asuhan di Kecamatan Gerokgak belum usai diselidiki.

Orangtua Kaget Lihat Isi SMS sang Anak, Siswi SD di Buleleng Diduga Jadi Korban Pencabulan
Tribun Bali/Dwi S
Ilustrasi pencabulan pada anak di bawah umur. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Kasus dugaan pencabulan yang terjadi di sebuah panti asuhan di Kecamatan Gerokgak belum usai diselidiki.

Kali ini Polres Buleleng kembali disibukkan oleh kasus serupa yang menimpa seorang pelajar berinisial PY (12).

PY merupakan warga Kecamatan Buleleng. Ia diduga disetubuhi oleh seorang pria asal Kelurahan Kaliuntu, Kecamatan Buleleng, berinisial FSB(18).

Kasus ini diduga terjadi Jumat (24/5) lalu, namun baru dilaporkan oleh keluarga korban ke Mapolres Buleleng, pada Rabu (19/6).

Orangtua korban, yang namanya enggan disebutkan menuturkan, kecurigaan sang anak menjadi korban persetubuhan muncul pada Selasa (18/6) sore.

Baca: Drone Intai Global Hawk Senilai Rp 1,5 T Ditembak Jatuh, Amerika Berang & Nyaris Picu Serang Iran

Orangtuanya itu mengecek ponsel milik PY. Saat itu ditemukan pesan singkat yang dikirim oleh FSB. Intinya mengajak korban untuk bermain ke rumah pelaku.

"Awalnya anak saya tidak mau mengaku, mungkin karena takut. Saya desak pelan-pelan, akhirnya mengaku sempat diajak (disetubuhi) satu kali. Begitu ada pengakuan, malamnya pelaku langsung saya cari ke rumahnya, dan pelaku ini juga mengakui. Alasan pelaku, anak saya yang sering main ke rumahnya. Namun bukti dari SMS itu kan ada. Pelaku yang sering memancing biar anak saya mau datang ke rumahnya," jelas sang ayah, Minggu (23/6).

Niat untuk mengecek ponsel milik sang anak, diakuinya muncul lantaran PY tidak ada di rumah sejak Selasa (18/6) siang.

Ibunya marah lantas menghubungi PY dan memintanya untuk segera pulang ke rumah.

Baca: 964 Layang-layang Berkompetisi di Padanggalak, Layangan Bebean dari Banjar Akta Panjangnya 12 Meter

Setiba di rumah itu lah, ponsel PY disita dan dicek oleh orangtuanya, hingga ditemukan SMS yang dikirim oleh pelaku. Akibat kejadian ini, PY mendapatkan diberikan pendampingan psikis dari Dinas Sosial Buleleng.

Halaman
12
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved