Ada 13 Ribu Perusahaan di Bali, Hanya 150 Pengusaha Jadi Anggota APINDO

para pengusaha belum memahami manfaat ketika mereka masuk menjadi anggota APINDO

Ada 13 Ribu Perusahaan di Bali, Hanya 150 Pengusaha Jadi Anggota APINDO
TRIBUN BALI/WEMA SATYADINATA
Setelah mengundang organisasi serikat pekerja, kini giliran Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Bali yang diundang Pansus Ranperda tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan DPRD Bali untuk menyampaikan masukannya terkait penyempurnaan Ranperda. 

Ada 13 Ribu Perusahaan di Bali, Hanya 150 Pengusaha Jadi Anggota APINDO

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Bali, I Nengah Nurlaba mengatakan dari 13 ribu perusahaan yang ada di Bali, hanya 150 perusahaan yang menjadi anggota APINDO.

Menurut Nurlaba hanya sedikit pengusaha yang mau menjadi anggota APINDO karena surat Keputusan Menteri Tenaga Kerja ataupun Peraturan Gubernur menyatakan hanya berupa imbauan, sehingga tidak mewajibkan para pengusaha bergabung dalam asosiasi

Di sisi lain, ia menilai para pengusaha belum memahami manfaat ketika mereka masuk menjadi anggota APINDO. Namun faktanya di lapangan, setelah mereka mendapat suatu permasalahan barulah kemudian menghubungi dan masuk menjadi anggota APINDO.

“Kendalanya kalau pengusaha mengalami permasalahan baru mereka menghubungi APINDO. Ya tapi kami selaku asosiasi bersabarlah menghadapi situasi seperti itu,” kata Nurlaba seusai mengikuti rapat di Kantor DPRD Bali, Selasa (25/6/2019).

Pihaknya juga memberikan apresiasi atas disusunnya Ranperda tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan oleh Pemerintah Provinsi Bali. Ia mengakui memang masih ada pengusaha yang nakal di Bali. Tentunya kalau nanti regulasinya sudah selesai, pihaknya meminta agar para pengusaha mengikuti aturan tersebut.

“Kami dari APINDO selalu mengapresiasi apa yang dibuat Pemerintah. Tujuannya pasti baik. Sepanjang aturan itu tidak memberatkan pengusaha, kami dari APINDO juga mendukung kebijakan pemerintah daerah,” ujarnya.

APINDO sendiri merupakan asosiasi yang membidangi hubungan industrial, ketenagakerjaan, dan investasi. Perusahaan-perusahaan yang menjadi anggota APINDO pada umumnya merupakan perusahaan yang memiliki banyak tenaga kerja. Yang banyak menjadi anggota di Bali antara lain pengusaha hotel, keagenan, supermarket dan lainnya yang bergerak di bidang pariwisata. (*)

Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved