Dari 13 Pelanggar Perda Denpasar Hanya 3 Orang Yang Hadir Sidang, Lainnya Mangkir

Bagi pelanggar perda yang tidak menghadiri sidang ini nantinya akan disidangkan di Pengadilan Negeri Denpasar.

Dari 13 Pelanggar Perda Denpasar Hanya 3 Orang Yang Hadir Sidang, Lainnya Mangkir
istimewa
Tiga pelanggar Perda saat menjalani Sidang Tipiring di Kantor Kecamatan Denpasar Utara, Selasa (25/6/2019). Dari 16 pelanggar perda yang terjaring, hanya 3 pelanggar saja yang hadir. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Upaya penegakan Perda Pemkot Denpasar masih dianggap angin lalu oleh masyarakat. Diketahui, dari temuan 16 pelanggar perda yang ditindak, hanya 3 orang saja yang menghadiri Sidang Tindak Pidana Tingan (Tipiring) pada Senin (25/6/2019) di Kantor Camat Denpasar Utara.

Adapun, keenam belas orang ini rata-rata merupakan pelanggar perda ketertiban dan lingkungan.

Sementara, tiga orang pelanggar yang menghadiri sidang merupakan pelanggar pembuang sampah di sungai.

Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan DLHK Kota Denpasar Ida Ayu Indi Kosala Dewi mengatakan kecewa atas masih minimnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi Perda.

Lebih lanjut, bagi pelanggar perda yang tidak menghadiri sidang ini nantinya akan disidangkan di Pengadilan Negeri Denpasar.

''Tentunya dengan memberikan efek jera berupa sanksi yang lebih berat. Kami akan berkoordinasi dengan Hakim terkait hal ini,'' ucapnya usai sidang.

Sementara, sidang Tipiring yang dipimpin Hakim Gusti Ngurah Partha didampingi Panitera Ida Ayu Andari Utami kali ini menjatuhkan denda mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 1.5 juta kepada 3 pelanggar perda.

Pelanggar perda ini terdiri dari 2 orang pembuang limbah ke sungai dan 1 orang menaruh barang dagangannya di trotoar.

Dengan demikian, diharapkan masyarakat lebih tertib dalam berusaha dan mengikuti peraturan di Kota Denpasar khususnya Peraturan Daerah Nomor 11 tahun 2015 tentang ketertiban umum.

Penegakan regulasi disini merupakan upaya mendisiplinkan masyarakat terlebih soal kesehatan lingkungan.

Terpisah, Kabid Penegakan Perda Satpol PP Kota Denpasar I Made Poniman mengatakan, sidang Tipiring ini juga mengaku bakal memberlakukan sanksi yang lebih berat kepada pelanggar yang tak hadir di sidang.

''Sehingga efek jera yang dilakukan lebih optimal. Dengan demikian maka para pelanggar akan berpikir untuk melakukan pelanggaran,'' ungkapnya. (*)

Penulis: eurazmy
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved