119 Titik di Gianyar Belum Tersentuh Program Wi-Fi Gratis dari Pemprov Bali

119 titik di Gianyar belum tersentuh program Bali Smart Island dengan pemasangan Wi-Fi

119 Titik di Gianyar Belum Tersentuh Program Wi-Fi Gratis dari Pemprov Bali
Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Penekanan sirine dalam launching "Access Free Wifi menuju Bali Smart Island” oleh Gubernur Bali I Wayan Koster didampingi Bupati Jembrana, I Putu Artha dan beberapa pejabat terkait, di Wantilan Pura Puseh Kelurahan Dauh Waru, Rabu (10/4/019). 119 Titik di Gianyar Belum Tersentuh Program Wi-Fi Gratis dari Pemprov Bali 

119 Titik di Gianyar Belum Tersentuh Program Wi-Fi Gratis dari Pemprov Bali

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Program Bali Smart Island dengan pemasangan Wi-Fi di semua desa pakraman, puskesmas dan sebagainya, yang sudah dilakukan sejak awal 2019 ini, di Kabupaten Gianyar masih belum rampung.

Bahkan, 119 titik lokasi terancam tak mendapatkan pelayanan tersebut.

Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Gianyar, akan menanyakan status 119 titik lokasi tersebut, apakah akan mendapatkan Wi-Fi gratis atau tidak.

Berdasarkan data Diskominfo Gianyar, Rabu (26/6/2019), jumlah lokasi yang didaftarkan dalam penerimaan Wi-Fi gratis dari Pemprov Bali, sebanyak 347 titik.

Mulai dari tingkat desa pakraman, puskesmas, objek wisata dan sebagainya.

Baca: Bangli dan Buleleng Unjuk Gigi di Parade Gong Kebyar Anak-anak PKB 2019

Baca: Viral Seusai Memaki Pedagang Yang Minta Bayar Seribu, Polisi Ini Langsung Diberi Hukuman Begini

Namun lantaran keterbatasan infrastruktur, sebanyak 119 titik hingga saat ini belum tersentuh program tersebut.

Kondisi ini menyebabkan Diskominfo kerap mendapatkan keluhan, terutama dari masyarakat desa pakraman.

Kepala Bidang Penyelenggara E Government Diskominfo Gianyar, Wayan Manik Suhartanta tak menampik pihaknya kerap didatangi prajuru adat, yang hingga saat ini belum mendapatkan program Wi-Fi gratis dari Pemprov Bali.

Namun pihaknya tak bisa berbuat banyak, lantaran kebijakan pemasangan itu ada di pihak Telkom, selaku penyedia layanan.

“Kita hanya operator saja, yang menentukan lokasi, yang seharusnya mendapatkan program itu, terkait pemasangan dan teknisnya, itu ada di pihak Telkom,” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved