Diduga Masih Ada Pelaku Lainnya dari Komplotan Perampas Senjata Milik Anggota Brimob Polda Bali

Kapolresta Denpasar menerangkan, satu pelaku tewas yakni Alexei Korotkikh, pemimpin jaringan Rusia, karena melawan petugas saat penangkapan.

Diduga Masih Ada Pelaku Lainnya dari Komplotan Perampas Senjata Milik Anggota Brimob Polda Bali
Tribun Bali/Firizqi Irwan
Polresta Denpasar menggelar jumpa pers, Selasa (25/6/2019) terkait penemuan senjata laras SS1 panjang milik anggota Brimob Polda Bali yang dirampas oleh komplotan jaringan Rusia Alexei K, yang terjadi 3 tahun lalu di kawasan Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Polisi masih terus mengungkap komplotan perampas senjata api laras panjang milik anggota Brimob Polda Bali.

Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Ruddi Setiawan mengatakan kepada Tribun Bali bahwa pihaknya masih terus melakukan penyelidikan.

"Kita perkiraan dari kasus ini ada enam orang yang terlibat, namun yang kita tersangkakan baru empat orang, satu ditembak mati," ungkapnya, Selasa (26/6/2019)..

Kapolresta Denpasar menerangkan, satu pelaku tewas yakni Alexei Korotkikh, pemimpin jaringan Rusia, karena melawan petugas saat penangkapan.

Satu rekannya, Robert Haupt berhasil diamankan saat bersama  Alexei Korotkikh.

Selanjutnya pelaku lainnya Georgii Zhukov dan Naira K berhasil ditangkap di tempat persembunyian di daerah Kuta Selatan.

Kombes Pol Ruddi Setiawan menambahkan, pihak kepolisian masih memburu pelaku lainnya yang terlibat dalam kasus ini.

"Sementara kita masih lakukan penyelidikan pada temannya yang lain, jadi masih ada satu atau dua orang lagi. Tapi kalau kita lihat mobil ditinggal masih satu kemarin, analisa saya pelaku masih dua orang lagi, yang masih kita lakukan penyelidikan," terangnya.

Selain itu, Kapolresta Denpasar juga mengatakan semua yang terlibat dalam kasus ini merupakan warga negara asing.

"Ya semua masih warga negara asing. Tokoh utama ya yang kita berikan tindakan tegas itu," tambahnya. (*)

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved