Inilah Jawaban Mengapa Suhu Di Bali Akhir-akhir Ini Terasa Dingin, Anda Merasakannya?

Di wilayah Asia mengalami musim panas dan terdapat daerah tekanan rendah sehingga terbentuk siklon.

Inilah Jawaban Mengapa Suhu Di Bali Akhir-akhir Ini Terasa Dingin, Anda Merasakannya?
Ilustrasi
Cuaca dingin 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ahkir-ahkir suhu di Bali terasa dingin.

Hal tersebut disebabkan adanya Monsoon Australia.

Hal ini disebabkan adanya tekanan udara di wilayah Australia yang tinggi sehingga terbentuk antisiklon di daerah tersebut serta massa udara yang bersifat dingin dan kering.

Sedangkan, di wilayah Asia mengalami musim panas dan terdapat daerah tekanan rendah sehingga terbentuk siklon.

Wayan Wirata selaku Prakirawan Cuaca BMKG Wilayah II mengatakan, proses terjadinya Monsoon Australia yakni pada saat matahari berada di sebelah utara khatulistiwa, sehingga menyebabkan tekanan udara di wilayah utara khatulistiwa menjadi rendah dan tekanan udara di selatan khatulistiwa tinggi termasuk Australia.

Pada teorinya angin bertiup dari tekanan udara yg tinggi ke rendah.

"Musim dingin akhir-akhir ini yang pertama adalah posisi matahari. Posisi matahari yang berada di utara khatulistiwa, sehingga daerah selatan tidak mendapat maksimal sinar matahari dan menyebabkan menguatnya Monsoon Australia dikarenakan membawa massa udara yg dingin," ujarnya saat dihubungi Tribun Bali, Rabu (26/6/2019)

Sedangkan pada siang hari bumi menerima panas dari matahari, dan pada malam hari sebagian panas akan dilepaskan lagi ke atmosfer.

Pada saat ini tutupan awan juga sedikit, panas yang diterima bumi cepat sampai, dan pada malam hari cepat juga dilepaskan oleh bumi.

"Musim dingin ini sampai ahkir Agustus. Kalau untuk pengamatan empat stasiun di Bali, beberapa hari terakhir minimum mencapai 20 derajat pada malam hari," tutupnya. (*) 

Penulis: Rino Gale
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved