Motor Ringsek, Mobil Penyok hingga Terguling, Kondisi Korban Lebih Mengenaskan hingga Tewas

Kasatlantas Polres Jembrana, AKP Yoga Widiatmoko menyatakan, kecelakaan terjadi Rabu sore sekitar pukul 16.00 Wita.

Motor Ringsek, Mobil Penyok hingga Terguling, Kondisi Korban Lebih Mengenaskan hingga Tewas
dokumentasi Satlantas Polres Jembrana
Lakalantas di Jalan Denpasar-Gilimanuk Rabu (26/6/2019). Sholihin (32) asal Dusun Kembang Desa Jambangan, Kecamatan Besuki, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur tewas dalam sebuah kecelakaan tragis di Jalan Denpasar-Gilimanuk Rabu (26/6/2019). 

Motor Ringsek, Mobil Penyok hingga Terguling, Kondisi Korban Lebih Mengenaskan hingga Tewas

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Sholihin (32) asal Dusun Kembang Desa Jambangan, Kecamatan Besuki, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur tewas dalam sebuah kecelakaan tragis di Jalan Denpasar-Gilimanuk Rabu (26/6/2019) sore.

Solihin, meninggal dunia setelah mengalami tabrakan dengan sebuah mobil pick up.

Kendaraannya pun ringsek setelah motornya bertabrakan.

Kasatlantas Polres Jembrana, AKP Yoga Widiatmoko menyatakan, kecelakaan terjadi Rabu sore sekitar pukul 16.00 Wita.

Dua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan yakni Pick Up Mitsubhisi nomor polisi P 9341 VE dengan sepda motor Honda Scoopy nomor polisi DK 40099 ABT, milik korban.

"Kecelakaan adu jangkrik ini terjadi di jalan umum jurusan Denpasar-Gilimanuk KM 78-79, Banjar Bale Agung. Satu korban meninggal dunia," ucap Yoga, kemarin malam.

Yoga menjelaskan, awal mula kecelakaan tersebut berawal saat kendaraan pick up yang dikemudikan oleh Jam’an (48) asal Dusun Krajan, Desa Gintangan, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur bergerak dari arah timur, atau Denpasar, menuju ke barat atau Gilimanuk.

Pada saat mendahului kendaraan sejenis mini bus tak dikenal, masuk jalur kanan, bersamaan dari arah berlawanan bergerak motor yang dikemudikan korban.

Tak pelak, tabrakan tidak dapat terhindarkan. Hingga menyebabkan kedua kendaraan yang terlibat ringsek.

"Kondiai jalan turunan landai, beraspal baik, marka jalan putus-putus," ungkapnya.

Yoga menyebut, bahwa penyebab kecelakaan ini diduga kelalaian pengemudi pick up.

Diduga kurang hati-hatinya pengemudi pick up pada saat mendahului tidak memperhatikan adanya sepeda motor yang bergerak pada jalurnya dari arah barat Gilimanuk ke arah timur Denpasar. Sehingga tejadi kecelakaan lalu lintas.

"Korban sendiri, mengalami lua robek dan tanda patah pada kaki kanan. Kemudian, luka robek pada tangan kanan serta benjol kepala belakang. Korban sempat dievakuasi ke Puskesmas Mendoyo. Namun, korban meninggal dunia saat menjalani perawatan di Puskesmas. Pengemudi pick up hanya mengalami robek pada kepala," jelasnya. (*)

Penulis: I Dewa Made Satya Parama
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved