Penyu Lekang Usia 200 Tahun Ditemukan Lemas di Bibir Pantai Penimbangan

Seekor penyu jenis Lekang berusia sekitar 200 tahun ditemukan di bibir Pantai Penimbangan, Kecamatan/Kabupaten Buleleng

Penyu Lekang Usia 200 Tahun Ditemukan Lemas di Bibir Pantai Penimbangan
Tribun Bali/Ratu Ayu
Seekor Penyu jenis Lekang usia 200 tahun menjalani perawatan di penangkaran penyu Pantai Penimbangan, Selasa (25/6/2019). Penyu ini sebelumnya ditemukan oleh nelayan sekitar dalam keadaan lemas di bibir pantai. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Seekor penyu jenis Lekang berusia sekitar 200 tahun ditemukan di bibir Pantai Penimbangan, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, pada Selasa (25/6/2019) dini hari, sekira pukul 00.30 wita.

Penyu dalam kondisi lemas itu pun saat ini tengah menjalani perawatan di penangkaran penyu Pantai Penimbangan.

Kanit Patroli Satpolairud Buleleng, Iptu Dewa Sadnyana mengatakan, penyu dengan panjang sekitar 50 centimeter itu  ditemukan di pasir bibir pantai.

"Sepertinya penyu itu mau mencari tempat untuk bertelur. Tapi keburu nyangkut atau bagaimana, akhirnya diamankan nelayan sekitar. Tidak ada luka-luka cuma ada sedikit memar dibagian bawah sayapnya," jelasnya.

Mengingat cidera yang dialami oleh penyu tersebut cukup ringan, rencananya pihak nelayan bersama kepolisian akan melepaskan penyu lekang itu ke habitatnya pada Rabu sore, serangkaian hari Bayangkara.

"Akan kami lepas Rabu sore, sekalian juga melepaskan tukik-tukiknya sebanyak 73 ekor sesuai hari Bayangkara ke 73," terangnya.

Sementara Ketua Pokmaswas Pantai Penimbangan Lestari, Gede Wiadnyana mengatakan, penemuan penyu lekang yang terdampar di bibir pantai itu diperkirakan hendak bertelur.

Sebab sejak bulan Juni ini sebut Wiadnyana banyak penyu yang datang untuk bertelur di sepanjang bibir Pantai Penimbangan.

“Juni ini memang kami temukan paling banyak sarang telur penyu di pantai Penimbangan. Dari Februari lalu sudah ada 2.056 butir telur penyu yang ditangkarkan disini. Selain telur yang ditemukan di Pantai Penimbangan, ada juga yang ditemukan di wilayah Banjar dan pantai lain di Buleleng,” terangnya. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved